Prabowo Undang Jokowi hingga SBY ke Istana, Dasco: Ingin Dengar Masukan terkait Kondisi Geopolitik
JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, rencana pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan presiden dan wakil presiden (wapres) terdahulu merupakan bentuk silaturahmi di bulan Ramadan 1447 Hijriah. Selain itu, pertemuan itu juga akan membahas kondisi geopolitik global.
"Pertama, undangan itu tentunya soal silaturahmi, apalagi di bulan Ramadan ini," ucap Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).
Selain itu, Presiden Prabowo ingin menyampaikan update kondisi geopolitik terbaru kepada presiden dan wapres terdahulu. Bahkan, Prabowo ingin mendengar masukan saran sikap Indonesia menyikapi kondisi geopolitik terkini.
"Pak Prabowo ingin juga mendengar masukan dan saran-saran dari presiden terdahulu untuk dijadikan pertimbangan-pertimbangan dan juga dalam melakukan perencanaan mitigasi-mitigasi untuk bangsa dan negara," ujar Dasco.
"Dari dampak yang kita sama-sama tahu pada saat ini sedang terjadi, yang kemungkinan juga akan berdampak bagi negara kita," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengundang presiden dan wapres terdahulu ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Presiden ke-7 Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan hadir.
Informasi ini telah dikonfirmasi oleh ajudan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah.
“Ya betul (Presiden Jokowi hadir),” ujar Syarif saat dikonfirmasi iNews.id.
Syarif mengatakan bahwa undangan dari Presiden Prabowo sekitar pukul 19.30 WIB.
“Undangannya jam 19.30 WIB,” katanya.
Meski begitu, Syarif enggan berkomentar lebih banyak mengenai pertemuan itu. Dia hanya mengatakan bahwa pertemuan silaturahmi dan diskusi.
Sementara itu, Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin juga akan hadir ke Istana. Hal ini dibenarkan oleh sumber iNews.id melalui pesan singkat.
“Benar ada undangan dari Presiden Prabowo. Beliau (Kiai Ma’ruf Amin) hadir,” kata sumber tersebut.










