Selat Hormuz Lumpuh, Ratusan Kapal Tanker Terjebak

Selat Hormuz Lumpuh, Ratusan Kapal Tanker Terjebak

Berita Utama | idxchannel | Senin, 2 Maret 2026 - 11:20
share

IDXChannel - Setidaknya 150 kapal tanker, termasuk yang membawa minyak mentah dan gas alam cair (LNG), menurunkan jangkar di perairan Teluk Persia dekat Selat Hormuz.

Di sisi lain jalur pelayaran yang sempit itu, puluhan kapal lainnya juga melakukan hal serupa.

Dilansir dari Reuters pada Senin (2/3/2026), Selat Hormuz lumpuh setelah perang pecah antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Berdasarkan data pelacakan kapal dari platform MarineTraffic, banyak kapal yang diam di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) negara-negara Teluk seperti Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA).

Sekitar 20 persen minyak global, termasuk dari Arab Saudi, UEA, Irak, Kuwait, dan Iran, melewati Selat Hormuz.

Beberapa pemilik kapal tanker, perusahaan minyak besar, dan perusahaan perdagangan menangguhkan pengiriman minyak mentah, bahan bakar, dan LNG melalui Selat Hormuz setelah perang pecah akhir pekan lalu. 

“Saat ini, belum ada penangguhan resmi (lalu lintas melalui selat) yang dikomunikasikan secara internasional oleh otoritas maritim yang diakui,” kata Pusat Informasi Maritim Gabungan yang dipimpin Angkatan Laut AS dalam sebuah catatan pada 28 Februari.

“Para pelaut harus mengantisipasi peningkatan kehadiran angkatan laut, potensi panggilan radio, kemacetan di dekat area berlabuh di luar Selat, dan volatilitas pasar asuransi,” katanya.

Dalam serangan balasannya, Iran juga menyasar pangkalan AS di kawasan Teluk. Teheran juga dikabarkan berencana menutup Selat Hormuz. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik