JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Tonga, negara kepulauan di kawasan Pasifik, pada Minggu (8/3/2026) pukul 16.28.24 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki magnitudo M6,1 dengan episenter berada pada koordinat 15,933° LS dan 173,957° BT, pada kedalaman 116,6 kilometer.
Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
“Oleh karena itu, masyarakat pesisir di wilayah Indonesia diimbau agar tetap tenang. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” ujar Rahmat.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut termasuk gempa menengah yang dipicu oleh aktivitas subduksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Australia.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme sesar geser (strike-slip).
Rahmat menambahkan hingga pukul 17.00 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
“Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pungkasnya.