MALANG, iNews.id - Penemuan mayat perempuan tanpa identitas di Sungai Jilu menggegerkan warga Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal kain pada Selasa (17/2/2026) pukul 09.00 WIB.
Kapolsek Jabung AKP Sumarsono mengatakan, hingga 2 hari setelah ditemukan, pihaknya masih kesulitan mengidentifikasi mayat perempuan tersebut. Korban diperkirakan berusia sekitar 17 hingga 18 tahun.
Dari hasil identifikasi awal, sidik jari korban tidak ditemukan dalam data kepengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini membuat proses pengungkapan identitas menjadi lebih sulit.
"Diperkirakan belum terdaftar di Dukcapil sehingga tidak keluar hasil tes sidik jarinya. Kami masih melakukan upaya untuk mengetahui identitas korban," kata Sumarsono saat dikonfirmasi, Kamis pagi (19/2/2026).
Kapolsek membenarkan saat ditemukan kondisi jasad perempuan itu tanpa busana. Selain tangan terikat dan mulut tersumpal kain, korban juga ditemukan di tepi aliran Sungai Jilu Malang.
Korban pertama kali ditemukan seorang warga bernama Sukari yang tengah mencari kayu bakar di sekitar sungai. Melihat adanya jasad di tepi sungai, dia segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa setempat.
"Iya betul (mulut tersumpal kain dan tangan terikat) saat ditemukan, kondisi tanpa busana," ucapnya.
Saat ini, jasad perempuan tersebut telah diperiksa oleh tim identifikasi dan tim forensik. Jenazah masih berada di ruang jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi menduga kematian korban tidak wajar, mengingat tidak ditemukan identitas apa pun serta adanya kondisi mencurigakan pada tubuh korban. Sejumlah luka yang ada di tubuh korban masih dalam pendalaman petugas.
"Kami masih proses pendalaman dan pemeriksaan, termasuk melakukan upaya mengetahui identitas korban," ujarnya.
Kasus temuan jasad perempuan di Sungai Jilu Malang ini masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian guna mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian korban.