KKN Tematik di Agam, MNC University Bikin Video untuk Promosikan Wisata hingga Kuliner Tradisional
BUKITTINGGI, iNews.id – Potensi wisata alam hingga kuliner tradisional di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, coba diangkat ke ruang digital melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2026.
Lima mahasiswa MNC University bersama seorang dosen pendamping lapangan diterjunkan ke Salareh Aia Timur untuk membuat video profil desa yang mengangkat potensi pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Tak hanya merekam pemandangan alam, mahasiswa juga menggali berbagai produk lokal yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas.
Dosen Pendamping Lapangan MNC University, Topan Dewa Gugat, mengatakan timnya ingin memperkenalkan Salareh Aia Timur secara lebih utuh. Menurutnya, potensi daerah tidak hanya terletak pada keindahan alam, tetapi juga pada kekayaan kuliner tradisional masyarakat.
"Kami tidak hanya menjual alamnya saja, tapi kami menjual bagaimana banyaknya makanan tradisional yang bisa kami publikasikan atau kami promosikan di media sosial," ujar Topan.
Tak Hanya Wisata Alam, Kuliner Lokal Ikut Diangkat
Dalam proses produksi, mahasiswa melakukan pemetaan terhadap sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi wisata.
Tim juga mencari titik-titik yang relatif tidak terdampak bencana untuk melihat peluang pengembangan destinasi yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat luar daerah.
Potensi kuliner tradisional dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi bagian dari pemetaan.
Berbagai temuan tersebut kemudian dikemas menjadi konten audio visual. Harapannya, video profil desa tidak hanya menjadi dokumentasi kegiatan KKN, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media promosi potensi lokal melalui platform digital.
Bagi mahasiswa, proses tersebut juga menjadi tantangan tersendiri. Mereka harus beradaptasi dengan kondisi lapangan, menentukan lokasi pengambilan gambar, sekaligus mencari cara agar potensi masyarakat dapat dikomunikasikan secara menarik.
Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual MNC University, Raka, mengaku mendapat pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, produksi video di tengah masyarakat memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran di lingkungan kampus.
"Ini juga pertama kali kami terjun ke lapangan langsung di mana kami bertugas untuk membuat video. Ini juga menjadi pengalaman baru bagi kami," kata Raka.
Sementara itu, mahasiswa Program Studi Sains Komunikasi MNC University, Dimas, berharap video yang dibuat dapat membantu memperkenalkan sisi lain Salareh Aia dan Salareh Aia Timur.
Menurutnya, masih banyak potensi yang belum diketahui masyarakat luas. Namun, upaya mengembangkan sektor wisata juga masih menghadapi sejumlah kendala, terutama akses jalan dan sarana transportasi menuju beberapa lokasi.
Ia berharap perbaikan infrastruktur dapat dilakukan sehingga potensi wisata yang dimiliki masyarakat tidak hanya dikenal, tetapi juga lebih mudah dikunjungi.
Keterlibatan MNC University merupakan bagian dari KKN Tematik 2026 yang digelar melalui kolaborasi LLDikti Wilayah X dan LLDikti Wilayah III. Program tersebut berlangsung selama 10 hari sejak 1 Agustus 2026 dan melibatkan peserta dari 34 perguruan tinggi.
Libatkan Penari dari Berbagai Daerah, Ribuan Generasi Muda Tampil di Pagelaran Sabang Merauke 2026
Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Palembayan yang menjadi salah satu wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.
Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menggunakan keahlian masing-masing untuk membantu mengolah dan menyebarluaskan informasi mengenai potensi daerah.
Bagi Salareh Aia Timur, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal untuk memperkenalkan wisata, kuliner, dan ekonomi kreatif lokal melalui media digital.
Dengan begitu, potensi yang dimiliki masyarakat tidak berhenti sebagai kekayaan lokal, tetapi dapat dikenal lebih luas dan membuka peluang pengembangan ekonomi di masa mendatang.
