Curhat Bunga MasterChef Indonesia Season 13 Rela Jauh dari Anak demi Kejar Mimpi
JAKARTA, iNews.id - Runner-Up MasterChef Indonesia Season 13, Bunga, mengungkapkan perasaan bangga sudah bisa menjadi juara kedua di ajang ini. Dia bersyukur atas pencapaian luar biasa tersebut.
Bunga menyebut perjuangannya selama mengikuti kompetisi MasterChef Indonesia tidaklah mudah. Ia harus menjalani berbagai tantangan fisik dan mental, terlebih menahan rindu harus berpisah dengan keluarga dalam waktu yang lama.
"Perjuangan di MasterChef ini benar-benar luar biasa. Jatuh bangun, jauh dari keluarga, terus juga harus mempersiapkan mental, fisik, dan skill memasak itu benar-benar harus di-push to the limit. Nggak boleh masak biasa-biasa saja,” ujar Bunga.
Ia mengaku perjalanan di kompetisi ini juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan dalam hidupnya. Soal tantangan tersulit selama kompetisi, Bunga mengakui marathon challenge adalah momen paling sulit.
"Yang paling memorable itu marathon. Waktunya sedikit tapi harus beronde-ronde, itu benar-benar me-pressure karena kami harus mengombinasikan beberapa elemen dalam satu dish,” jelasnya.
Kini setelah berakhirnya kompetisi tersebut, Bunga sudah menyiapkan rencana terdekatnya dalam melanjutkan karier. Ia mengaku ingin kembali fokus pada keluarga dan mengembangkan bisnis kuliner yang telah dirintis di Malang.
“Rencana terdekat saya akan mengembangkan bisnis saya di Malang. Itu small cafe yang ada di Malang. Dan tentu saja kembali mengurus anak saya tercinta, Nala,” ucapnya.
Terakhir, Bunga juga mengungkap harapannya agar kelak sang anak bisa memahami pengorbanannya selama mengikuti MasterChef Indonesia. Ia ingin putrinya yang ditinggal selama empat bulan tahu bahwa seorang wanita harus kuat dan tangguh.
“Saya meninggalkan dia selama empat bulan untuk berjuang menggapai mimpi saya di sini. Semoga nanti Nala bisa mengerti bahwa menjadi seorang wanita itu juga harus kuat dan tangguh,” kata Bunga.





