Intip Isi Pameran Vivienne Westwood di Makau, dari Punk hingga Koleksi Langka 40 Tahun

Intip Isi Pameran Vivienne Westwood di Makau, dari Punk hingga Koleksi Langka 40 Tahun

Travel | inews | Kamis, 30 April 2026 - 12:20
share

JAKARTA, iNews.id - Makau kembali mencuri perhatian dunia wisata, bukan lewat gemerlap kasino, melainkan lewat pameran fashion kelas dunia yang sedang jadi perbincangan. Ada acara fashion apa di Makau? 

Bertempat di Grand Lisboa Palace Resort Macau, pameran Vivienne Westwood & Jewellery Exhibition 2026 Macau menghadirkan pengalaman unik bagi para pelancong yang ingin menikmati sisi lain kota ini.

Digelar mulai 29 April hingga 15 Juli 2026, pameran ini menjadi salah satu daya tarik baru yang membuat Makau semakin menarik untuk masuk daftar destinasi liburan, khususnya bagi pencinta fashion dan seni.

Berbeda dari pameran biasa, koleksi yang ditampilkan bukan sekadar potongan karya, melainkan rangkuman perjalanan kreatif selama empat dekade dari rumah mode legendaris Vivienne Westwood. Bahkan, ini menjadi pertama kalinya koleksi perhiasan arsip dan runway ditampilkan secara utuh dalam satu kurasi besar.

Suasana pameran Vivienne Westwood di Makau. (Foto: Istimewa)

Pengunjung akan diajak menyusuri delapan ruangan tematik yang masing-masing merepresentasikan era dan karakter desain yang berbeda. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah ruangan 'Origins' dengan nuansa punk yang menjadi identitas awal sang desainer. 

Selain itu, ada juga ruang 'Wonderland' yang menghadirkan sentuhan fantasi teatrikal, hingga konsep Do It Yourself yang sarat pesan ekologi.

Tak hanya itu, pameran ini juga menampilkan koleksi Parure dari abad ke-18 sebagai bentuk eksplorasi sejarah, memperkaya pengalaman visual sekaligus edukatif bagi pengunjung. Sementara di ruangan 'Orb', pengunjung akan menemukan simbol ikonik Orb Vivienne Westwood yang merepresentasikan perpaduan masa lalu, masa kini, dan masa depan dalam satu bentuk desain.

Chief Operating Officer Vivienne Westwood, Giuseppe Aragoni, menyebut kehadiran pameran ini di Makau sebagai momen emosional bagi brand tersebut.

"Membawa empat dekade perhiasan arsip dan koleksi runway ke Makau merupakan pencapaian emosional yang mendalam bagi rumah mode kami," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan pameran sebelumnya di Shanghai dan Chengdu menjadi alasan kuat untuk memperluas jangkauan ke kawasan Tiongkok Selatan.

Anson Lo di pameran Vivienne Westwood & Jewellery Exhibition 2026 Macau. (Foto: Istimewa)

"Memamerkan koleksi ini di Grand Lisboa Palace memungkinkan kami membagikan etos merek kepada audiens yang sepenuhnya baru," katanya.

Tak hanya menyuguhkan pameran, pengalaman wisata di sini terasa semakin lengkap dengan berbagai aktivitas pendukung. Pengunjung bisa mampir ke pop-up store yang menjual merchandise eksklusif edisi Makau, mulai dari aksesori denim hingga kaos bertema khusus.

Bagi yang ingin bersantai, tersedia juga Vivienne Westwood Café yang menawarkan afternoon tea eksklusif dengan konsep yang estetik dan terbatas. Sementara mulai pertengahan Mei, spot photobooth Giant Orb diprediksi akan menjadi favorit pengunjung untuk berburu konten media sosial.

Managing Director SJM, Daisy Ho, menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar event, melainkan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkelas di Makau.

"Grand Lisboa Palace selalu menjadi wadah bagi penceritaan global, tempat di mana warisan Timur dan Barat bertemu. Dengan menjembatani pariwisata dan seni, kami ingin menghadirkan pengalaman yang menginspirasi masyarakat," ungkap Daisy.

Dengan perpaduan antara seni, sejarah, dan gaya hidup modern, pameran ini menjadi bukti bahwa Makau kini tak hanya soal hiburan, tetapi juga destinasi budaya yang terus berkembang. Bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda, pameran Vivienne Westwood ini bisa jadi alasan kuat untuk segera merencanakan perjalanan ke kota tersebut.

Topik Menarik