Kesal Tak Dapat Hadiah Nobel Perdamaian, Trump Tolak Imigran asal Norwegia

Kesal Tak Dapat Hadiah Nobel Perdamaian, Trump Tolak Imigran asal Norwegia

Terkini | inews | Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:47
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Norwegia sebagai negara sampah lantaran dirinya tak mendapat Hadiah Nobel Perdamaian 2026.

Dalam kampanye pemilu paruh waktu AS di Port Huron, Michigan, Trump bahkan mengatakan AS menolak imigran asal Norwegia karena Komite Nobel yang berbasis di Oslo belum memberikannya hadiah bergengsi tersebut.

Saat menyinggung maraknya demonstrasi rusuh di beberapa negara Eropa, Trump mengatakan AS siap menerima imigran dari beberapa negara namun tidak dari Norwegia. 

"Karena saya tidak mendapat Hadiah Nobel, jadi saya tidak menginginkan siapa pun dari Norwegia," tuturnya, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (27/10/2026).

Meski demikian, sejauh ini belum ada tanda-tanda pemerintahan Trump mengadopsi pembatasan mengenai imigran Norwegia.

“Norwegia telah menjadi negara yang benar-benar buruk,” kata Trump, menggunakan istilah yang sebelumnya diucapkan kepada Haiti, Libya, Somalia, dan Yaman.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Norwegia maupun perwakilan Komite Nobel Norwegia terkait pernyataan Trump tersebut. Komite Nobel menganugerahkan Hadiah Nobel Perdamaian 2026 kepada Navi Pillay.

Perempuan asal Afrika Selatan itu dipilih karena keberanian dan integritasnya di bidang hukum internasional. Mantan hakim Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) itu juga dipuji atas upayanya dalam memperjuangkan perdamaian.

Data Dana Moneter Internasional (IMF), Norwegia termasuk di antara negara-negara berpenghasilan tertinggi berdasarkan PDB per kapita. Dana kekayaan pemerintah Norwegia mencatatkan rekor keuntungan sebesar 1,75 triliun krona Norwegia pada paruh pertama tahun 2026.

Topik Menarik