Seskab Teddy Bertemu Menteri KP Trenggono, Bahas Progres 100 Kampung Nelayan
JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Kamis (22/10/2026) malam. Pertemuan tersebut membahas perkembangan program Kampung Nelayan Merah Putih serta penguatan dukungan sarana bagi nelayan.
Dalam pertemuan itu, terungkap sebanyak 100 Kampung Nelayan Merah Putih telah selesai dibangun dan mulai memasuki tahap uji coba operasional pada 2026.
"Program ini diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir serta meningkatkan kesejahteraan nelayan," tulis keterangan dalam akun Instagram Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet, Jumat (23/10/2026).
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, pemerintah juga mendorong penambahan sarana penangkapan ikan di setiap kampung nelayan. Dukungan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.
"Pemerintah terus memperkuat pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih agar tidak hanya menyediakan infrastruktur pendukung, tetapi juga meningkatkan produktivitas," tutup keterangan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah disiapkan pemerintah. Seluruh kampung tersebut ditargetkan rampung dan siap beroperasi pada akhir 2026 dengan berbagai fasilitas pendukung kegiatan perikanan.
Instruksi tersebut disampaikan Prabowo saat menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, dalam pertemuan tersebut Prabowo meminta laporan terbaru mengenai perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah,” tulis Teddy dalam keterangannya dikutip, Sabtu (10/10/2026).
Teddy menambahkan, 100 Kampung Nelayan itu akan dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.









