Songpyeon Red Ginger, Perpaduan Wedang Ronde dan Dessert Korea yang Antarkan Livia-Claudia Jadi Juara

Songpyeon Red Ginger, Perpaduan Wedang Ronde dan Dessert Korea yang Antarkan Livia-Claudia Jadi Juara

Terkini | inews | Senin, 19 Oktober 2026 - 23:31
share

JAKARTA, iNews.id - Perpaduan kue beras khas Korea dengan wedang ronde khas Indonesia melahirkan kreasi dessert bernama songpyeon red ginger. Kreasi tersebut mengantarkan Livia Putri Budiana dan Claudia Maria Atmadjaja menjadi pemenang dalam kompetisi Sweet Connection: Korea-Indonesia Collaborated Dessert Contest yang digelar Kedutaan Besar Republik Korea.

Diketahui, ajang tersebut memasuki babak final pada Sabtu (17/10/2026) dengan diikuti 10 finalis yang berkreasi memadukan cita rasa kuliner Korea dan Indonesia.

Penyerahan hadiah dan pengumuman pemenang berlangsung di Lotte Mall Jakarta, Senin (19/10/2026). Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang menciptakan hidangan penutup kreatif yang memadukan cita rasa kuliner Korea dan Indonesia.

Livia menjelaskan, kreasi mereka menggabungkan songpyeon, kue beras khas Korea, dengan wedang ronde yang dikenal sebagai minuman tradisional Indonesia.

"Jadi si songpyeonnya itu sebagai mochi di wedang rondenya. Terus kita pakai kuah dari gingernya juga ya," kata Livia.

Livia mengaku tidak menyangka dirinya bersama Claudia bisa memenangkan kompetisi tersebut. Keduanya bahkan sempat mengira akan pulang tanpa membawa kemenangan.

"Jujur kita ini berdua deg-degan banget ya. Soalnya kita nggak nyangka kita bisa menang. Kita kayak, 'Aduh udah mau pulang.' Ternyata, wow, dapet juga ternyata," ujarnya.

Keduanya juga mengaku terkejut saat mengetahui hadiah yang diperoleh berupa tiket perjalanan pulang-pergi ke Korea.

"Wah, itu shocking banget sih, Kak, gitu. Kita juga bingung nih, 'Wah, PP nih. Keren banget,' gitu hadiahnya," tutur Livia.

Di balik kreasi tersebut, Livia dan Claudia menjalani proses eksperimen selama tujuh hari berturut-turut untuk menemukan perpaduan yang sesuai.

Claudia menambahkan, proses tersebut dilakukan melalui berbagai percobaan atau trial and error. Livia berharap kompetisi serupa dapat kembali digelar agar kolaborasi kuliner Korea dan Indonesia terus berkembang.

"Untuk harapannya semoga kita bisa terus berkolaborasi ya, dessert Korea dan dessert Indonesia. Terus bisa mengadakan kontes-kontes seperti ini lagi, biar kerja samanya makin maju juga," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Diplomasi Publik Kedutaan Besar Republik Korea, Kang Won Joon, mengatakan kompetisi tersebut telah dipersiapkan sejak hampir tiga bulan sebelum penyelenggaraan.

Menurut Kang Won Joon, kegiatan itu menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kebudayaan Korea kepada masyarakat Indonesia sekaligus membangun harmoni melalui kuliner kedua negara. Dia menilai kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam mendekatkan kedua negara melalui kreasi dessert yang memadukan cita rasa Korea dan Indonesia.

"Kita hari ini mengajak mereka untuk berikan penghargaan kepada yang sudah menunjukkan budaya kuliner membuat harmoni antara rasa kedua negara," katanya.

Topik Menarik