Prabowo: Negara Tidak Akan Merdeka jika Tak Bisa Hasilkan Makanan Sendiri

Prabowo: Negara Tidak Akan Merdeka jika Tak Bisa Hasilkan Makanan Sendiri

Terkini | inews | Sabtu, 19 September 2026 - 16:41
share

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya membangun Indonesia yang mandiri dan mampu berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari. Menurutnya, kemandirian bangsa harus dimulai dari kemampuan memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

Dia menekankan pentingnya kemandirian pangan. Menurutnya, tidak boleh ada masyarakat Indonesia yang kelaparan di tengah kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

“Tidak ada negara yang berhasil, tidak ada negara yang merdeka kalau dia tidak bisa menghasilkan makan untuk bangsanya sendiri. Alhamdulillah Indonesia sudah swasembada pangan. Indonesia sudah bisa menghasilkan makan untuk rakyatnya sendiri,” ucap Prabowo saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Dia menyebut anak-anak Indonesia tidak boleh mengalami kekurangan gizi maupun berangkat ke sekolah dalam keadaan lapar.

“Saya tidak ingin ada orang lapar di Indonesia. Indonesia yang subur, Indonesia yang begitu banyak kekayaannya, tidak boleh ada orang yang lapar di bumi Indonesia. Karena itu saya, saya ingin berjuang sekeras-kerasnya untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” katanya.

Menurut Prabowo, pemerintah terus bekerja memperkuat kemandirian di berbagai sektor, termasuk pertanian dan kelautan. Petani dan nelayan, kata dia, menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

Prabowo juga mengungkapkan rencana pembangunan ribuan kapal nelayan mulai tahun depan.

“Puluhan ribu kapal-kapal asing tiap malam berada di laut Indonesia. Puluhan ribu kekayaan laut kita diambil tanpa ada langkah-langkah. Sekarang kita bekerja. Mulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menilai kemandirian Indonesia juga membutuhkan sumber daya manusia yang berpengetahuan luas, berpikiran bebas, dan berjiwa besar. Karena itu, dia mendorong generasi penerus bangsa memiliki kemampuan berpikir kritis dan tidak mudah dipengaruhi pihak lain.

“Berpengetahuan luas, benar. Pemimpin Indonesia harus pintar. Jangan dibohongi orang, jangan dibodohin,” katanya.

Prabowo juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh pihak yang dinilai tidak memiliki niat baik terhadap Indonesia.

“Berpikiran bebas. Jangan mau dicuci otak oleh mereka-mereka yang tidak ada niat baik terhadap kita. Berjiwa besar, jangan punya rasa rendah diri, jangan punya rasa kalah sebelum berjuang,” tandasnya.

Topik Menarik