BPS Ungkap Cara Tentukan Kelompok Desil Masyarakat, Bukan dari 1 Indikator

BPS Ungkap Cara Tentukan Kelompok Desil Masyarakat, Bukan dari 1 Indikator

Terkini | inews | Rabu, 9 September 2026 - 01:00
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan cara menentukan kelompok desil kesejahteraan masyarakat. Hal itu dilakukan dengan berbagai indikator atau variabel yang bersifat multidimensi.

Menurut Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, pemeringkatan tidak ditentukan hanya dari satu ukuran. Cara memahami pengelompokan desil dengan menganalogikannya seperti sistem peringkat prestasi siswa di sekolah. 

"Di-ranking dari urutan ranking 1 sampai 100. Berarti yang di-ranking 100 itu adalah dengan prestasi belajar yang paling rendah, ranking 1 yang paling tinggi," ujar Amalia di Gedung Kementerian Sosial (Kemensos), Selasa (8/9/2026).

Menurut Amalia, penilaian terhadap prestasi siswa juga tidak hanya melihat satu aspek. Guru dapat mempertimbangkan berbagai hal, mulai dari nilai rapor hingga perilaku dan sikap.

"Segala macam itu adalah bagaimana guru menilai prestasi dari seorang anak," sambung dia.

Prinsip serupa digunakan BPS dalam menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat. Berbagai variabel digunakan untuk menyusun peringkat, dengan data yang diperbarui melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Dalam rangka kita memperingatkan tingkat kesejahteraan ini juga multidimensi. Makanya variabel-variabel yang dibutuhkan itu ada di dalam kanal DTSN meng-update semuanya," kata dia.

Data dari berbagai variabel tersebut kemudian digunakan BPS untuk memeringkatkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Hasil pemeringkatan itu menjadi dasar untuk melihat posisi kelompok masyarakat dalam desil.

"Nanti kemudian dengan variabel multidimensi ini kita bisa peringkatkan dengan apa dengan cara adalah kita memperingatkan tingkat kesejahteraan dari masyarakat itu berdasarkan variabel yang multidimensi," tandasnya.

Topik Menarik