Purbaya Cerita Turun Berat Badan usai Setahun jadi Menkeu: Kerjanya Berat

Purbaya Cerita Turun Berat Badan usai Setahun jadi Menkeu: Kerjanya Berat

Terkini | inews | Selasa, 8 September 2026 - 17:06
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap beratnya ritme kerja di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) usai satu tahun menjabat. Bahkan, beban tersebut membuat berat badannya turun dari 102 hingga jadi 88 kg.

"Dukanya dulu lah, nggak, paling gampang kalau lihat berat badan saya kan pas jadi menteri saya 102 sekarang 97 sudah 98. Sudah recover sebelumnya turun sampai 88. Berarti kerjanya emang berat ya Kementerian Keuangan," kata Purbaya saat makan siang bersama awak media di Jakarta, Selasa (8/9/2026). 

Meski begitu, Purbaya mengaku menikmati kesempatan menerapkan teori ekonomi secara langsung. Latar belakangnya sebagai akademisi dan ekonom membuat proses menguji teori melalui kebijakan ekonomi menjadi salah satu hal yang dia sukai.

"Terus ya kalau sukanya sih fun. Kalau untuk ilmuwan seperti saya, ekonom kan ilmuwan ya Itu paling menarik adalah ketika kita bisa menguji teori-teori di lapangan langsung. Dan kita liat hasilnya sesuai dengan apa yang kita prediksi atau yang kita rencanakan," jelas Purbaya.

Purbaya menilai berbagai intervensi kebijakan yang dilakukan mulai memberikan hasil positif. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah keluar dari tren yang selama ini berada di kisaran 5 persen.

"Jadi walaupun ekonomi Indonesia sekarang belum lari kenceng-kenceng amat. Tapi sudah saya pastikan sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5 persen," tegas Purbaya.

Dia merinci pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,39 persen pada kuartal IV/2025. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 5,61 persen pada kuartal I/2026 sebelum sedikit melambat menjadi 5,29 persen pada kuartal II/2026 akibat dinamika ketidakpastian global.

Purbaya tetap optimistis pertumbuhan ekonomi kembali menguat pada kuartal IV/2026 dan mendekati 6 persen.

"Tapi sekarang siap untuk gerak ke arah 6 persen lagi. Saya pikir triwulan keempat tahun ini bisa mendekati 6 persen pertumbuhannya. Jadi untuk senangnya sih di situ untuk Ekonom seperti saya yang paling menyenangkan adalah ketika teori bisa diuji di lapangan dan tadi hasilnya sesuai dengan kenyataan, walaupun kita tahu masih banyak ada kendala-kendala yang membuat kita belum tumbuh secara optimal," ungkap Purbaya.

Optimistis tersebut didukung perkembangan aktivitas sektor swasta dan pelaksanaan belanja pemerintah. Purbaya melihat mesin pertumbuhan ekonomi mulai bergerak lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

"Tapi yang penting adalah saya sudah bisa melihat mesin pertumbuhan mulai bergerak sektor swasta mulai bergerak pelan-pelan lebih cepat dari sebelumnya ya pemerintah juga berjalan dengan baik harusnya sih kalau ini dijaga terus ya pertumbuhan 6 persen gak terlalu jauh untuk kita lihat dalam waktu tidak terlalu lama," pungkas Purbaya.

Topik Menarik