Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

Terkini | idxchannel | Senin, 7 September 2026 - 00:00
share

IDXChannel - Aktivitas industri nikel di Sulawesi Tenggara mendapat dukungan dari penguatan layanan logistik di Pelabuhan Kendari. Kesiapan fasilitas dan operasional pelabuhan menjadi bagian penting untuk memastikan kelancaran rantai pasok komoditas mineral strategis tersebut.

Pelabuhan Kendari yang dioperasikan oleh PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero), turut melayani kegiatan penumpukan dan bongkar muat bijih nikel (nickel ore). Penguatan layanan tersebut merupakan tindak lanjut sinergi Pelindo bersama PT Indo Konstruksi Mineral (IKM) dalam pemanfaatan fasilitas pelabuhan.

Sebagai bagian dari rantai pasok industri mineral, layanan pelabuhan dituntut mampu memberikan kepastian terhadap arus barang, mulai dari kesiapan fasilitas terminal, koordinasi pelayanan hingga penerapan standar keselamatan dan keamanan.

Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Sugeng Mulyadi mengatakan, keberhasilan hilirisasi industri mineral tidak hanya bergantung pada fasilitas pengolahan, tetapi juga membutuhkan dukungan infrastruktur logistik yang mampu menjamin kelancaran arus barang.

"Hilirisasi membutuhkan ekosistem yang saling terhubung, termasuk kesiapan infrastruktur logistik. Sebagai anak usaha Pelindo yang mengoperasikan terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal memiliki peran untuk memastikan layanan pelabuhan berjalan secara konsisten, andal, dan mampu menjawab kebutuhan industri strategis nasional, termasuk sektor nikel, serta mendorong produk Indonesia ke pasar internasional," ujar Sugeng dalam keterangan resmi, Minggu (5/9/2026).

Menurut dia, pelabuhan memiliki peran lebih luas dalam mendukung rantai nilai industri nasional. Karena itu, kepastian layanan dan keandalan operasional menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas industri mineral.

"Dukungan terhadap industri nikel bukan hanya terkait perpindahan komoditas, tetapi bagaimana pelabuhan menjadi bagian dari rantai nilai industri nasional," jelasnya.

Untuk mendukung aktivitas tersebut, aspek operasional di Pelabuhan Kendari terus dipastikan berjalan sesuai standar. Hal itu mencakup kesiapan fasilitas terminal, koordinasi pelayanan, serta penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

Penerapan standar tersebut ditujukan untuk menjaga agar kegiatan bongkar muat dan aktivitas logistik berlangsung secara aman, tertib, dan efisien.

Penguatan konektivitas logistik di Pelabuhan Kendari juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda hilirisasi mineral nasional. Keberadaan infrastruktur pelabuhan yang mampu melayani kebutuhan industri secara konsisten diperlukan untuk menghubungkan kawasan produksi dengan pusat pengolahan maupun distribusi.

Nikel sendiri menjadi salah satu komoditas strategis dalam pengembangan industri berbasis mineral Indonesia. Dengan meningkatnya kebutuhan terhadap rantai pasok yang terintegrasi, kelancaran transportasi dan layanan kepelabuhanan menjadi salah satu faktor pendukung keberlanjutan aktivitas industri.

Optimalisasi fasilitas pelabuhan di Kendari diharapkan dapat memberikan kepastian layanan bagi pengguna jasa sekaligus memperkuat konektivitas logistik di kawasan Sulawesi Tenggara.

Melalui pengelolaan terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal berkomitmen menjaga layanan pelabuhan tetap aman, efisien, dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung kelancaran arus komoditas mineral serta percepatan hilirisasi industri nasional.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik