ORI030 Ludes Terjual Rp40 Triliun, Investor Milenial Mendominasi

ORI030 Ludes Terjual Rp40 Triliun, Investor Milenial Mendominasi

Terkini | inews | Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:32
share

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menghimpun dana sebesar Rp40 triliun dari penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030. Dana itu berasal dari penerbitan ORI030T3 senilai Rp34 triliun dan ORI030T6 sebesar Rp6 triliun yang seluruhnya akan digunakan untuk memenuhi target pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat masa penawaran ORI030 berlangsung pada 6-30 Juli 2026.

Pemerintah menetapkan kupon sebesar 6,90 persen untuk seri ORI030T3 dan 7,00 persen untuk ORI030T6 dengan mempertimbangkan stabilitas ekonomi serta inflasi yang tetap terkendali agar instrumen ini kompetitif bagi investor ritel.

"Adapun pemesanan ORI030T3 dan ORI030T6 menarik total investor mencapai 102.546 investor," tulis keterangan DJPPR.

Secara rinci, sebanyak 88.737 investor memilih ORI030T3 dan 19.752 investor memilih ORI030T6. Sementara itu, sebanyak 5.943 investor berpartisipasi pada kedua tenor tersebut.

Dari total investor, sebanyak 31.287 merupakan investor baru Surat Utang Negara (SUN) ritel, sedangkan 19.417 lainnya merupakan investor baru di pasar Surat Berharga Negara (SBN) ritel.

Berdasarkan demografi, generasi milenial mendominasi jumlah investor dengan porsi 47,83 persen. Namun, dari sisi nilai nominal pemesanan, generasi X dan baby boomers masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi masing-masing 39,57 persen dan 32,47 persen.

Dari sisi profesi, pegawai swasta menjadi kelompok dengan jumlah investor terbanyak, yakni 34,08 persen. Sementara itu, berdasarkan nilai nominal investasi, kelompok wiraswasta mendominasi dengan kontribusi sebesar 34,00 persen.

Selain itu, investor perempuan juga mencatatkan partisipasi yang tinggi, baik dari sisi jumlah investor sebesar 57,85 persen maupun nilai nominal investasi yang mencapai 50,61 persen.

Dalam distribusi penjualan, sektor perbankan sebagai mitra distribusi (midis) masih menjadi saluran utama, baik dari sisi nilai transaksi maupun jumlah investor. Meski demikian, perusahaan fintech dan sekuritas tetap berperan penting dalam memperluas basis investor ritel serta meningkatkan inklusi keuangan nasional.

Topik Menarik