Kekayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang Kena OTT Capai Rp21 Miliar, Punya Motor Harley Davidson
JAKARTA, iNews.id - Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro telah menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan. Anom sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sementara itu, dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), tercatat kekayaan total Anom mencapai Rp21.315.743.177.
Kekayaan tersebut didominasi tanah dan bangunan sebanyak 18 bidang yang tersebar di Pemalang, Jakarta Timur, Bekasi, Surabaya, Bandung, Semarang dan Gianyar yang nilainya Rp12.297.000.000.
Selanjutnya, untuk alat transportasi dan mesin sebesar Rp1.109.000.000 yang terdiri atas Kawasaki Ninja RR 2015 Rp20 juta, Yamaha RX-King 2008 Rp20 juta, Honda Supra 2008 Rp3 juta, Honda HRV 2015 Rp125 juta, dan Honda CRV 2017 Rp200 juta.
Kemudian, Piaggio Primavera 2019 Rp60 juta, Piaggio Sprint Netto 2019 Rp55 juta, Gesits Motor Solo 2020 Rp12 juta, Mercedes Benz E300 2010 Rp150 juta, Yamaha Mio 2023 Rp14 juta, dan Harley Davidson 2020 Rp450 juta.
Selanjutnya, harta bergerak lainnya Rp440.000.000, surat berharga lainnya Rp902.213.515, kas dan setara kas Rp782.210.410 serta harta lainnya Rp7.030.774.809.
Dia juga mencantumkan kepemilikan utang sebesar Rp1.245.455.557. Dengan demikian, angka kekayaan Anom di angka Rp21.315.743.177.
Diketahui, KPK menetapkan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan. Anom ditetapkan tersangka bersama orang kepercayaannya, Mohamad Haris alais Gus Haris; staf administrasi KPK, Setya Budi Dias dan ayah dari Dias, Lilik Budi Suprianto.
Anom melalui Gus Haris diduga meminta uang ke sejumlah perangkat daerah maupun pihak rekanan/swasta untuk keperluan pribadinya. Atas perintah tersebut, Gus Haris mengumpulkan uang dengan total nilai mencapai Rp1,98 miliar.
Selain kebutuhan pribadi, uang tersebut juga digunakan untuk 'menyelesaikan' perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Anom.









