Pengiriman Hewan Peliharaan via KAI Logistik Tembus 90.321 Ekor, Naik 21 Persen
JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Logistik atau KAI Logistik melaporkan pertumbuhan layanan pengiriman hewan peliharaan sepanjang semester I 2026. Sebanyak 90.321 ekor hewan peliharaan dikirim melalui layanan ini atau naik 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 74.637 ekor.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti mengatakan, pertumbuhan layanan tersebut menunjukkan peran logistik yang kini tidak hanya mendukung distribusi barang, tetapi juga kebutuhan mobilitas masyarakat.
"Hewan peliharaan saat ini telah menjadi bagian dari keluarga bagi banyak masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kebutuhan mobilitas hewan peliharaan juga semakin meningkat, baik untuk keperluan relokasi, adopsi, perawatan kesehatan, hingga perjalanan bersama pemiliknya," ucap Aniek dalam keterangannya dikutip, Sabtu (1/8/2026).
"KAI Logistik hadir menjawab kebutuhan tersebut melalui layanan pengiriman yang mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, serta kesejahteraan hewan selama proses pengiriman," tuturnya.
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengiriman hewan peliharaan yang mengutamakan aspek keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan hewan.
Di sisi lain, tren tersebut juga mencerminkan meningkatnya kepemilikan hewan peliharaan yang kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
Berdasarkan survei JakPat 2026, sebanyak 52 persen masyarakat Indonesia memiliki hewan peliharaan, sedangkan 26 persen lainnya menyatakan tertarik untuk memeliharanya.
Survei itu juga menunjukkan 63 persen responden memelihara hewan untuk membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati, sehingga hewan peliharaan kini semakin dipandang sebagai bagian dari keluarga (pet humanization).
Dalam layanan ini, KAI Logistik menerapkan prosedur penanganan yang mengacu pada prinsip kesejahteraan hewan, mulai dari penggunaan kandang yang sesuai, penyediaan pakan dan air minum, hingga pengawalan petugas selama proses pengiriman. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan tiba di tujuan dalam kondisi baik.
Aniek menyebut, meningkatnya layanan pengiriman hewan peliharaan juga menunjukkan semakin luasnya peran logistik dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari relokasi keluarga, komunitas pecinta hewan, pelaku usaha pet shop, breeder, klinik hewan, hingga organisasi penyelamat hewan di berbagai daerah.
"Ke depan, KAI Logistik akan terus melakukan penyempurnaan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, khususnya pecinta hewan peliharaan," ucap Aniek.









