LPS Ungkap Tabungan Kelas Menengah Melambat, Rekening Rp5 Miliar Justru Melonjak

LPS Ungkap Tabungan Kelas Menengah Melambat, Rekening Rp5 Miliar Justru Melonjak

Berita Utama | inews | Selasa, 21 Juli 2026 - 08:10
share

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan pertumbuhan tabungan masyarakat kelas menengah melambat dalam tiga bulan terakhir. Di sisi lain, rekening dengan saldo Rp5 miliar justru meningkat.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan perlambatan tersebut terlihat dari perkembangan tabungan dalam beberapa bulan terakhir. Namun, secara tahunan tren simpanan masyarakat masih bergerak positif.

“Saya hanya memotret saja bahwa jumlah nominal jumlah rekening naik, itu saja khususnya year-on-year. Memang 3 bulan terakhir itu ada perlambatan, tetap naik,” ujar Anggito selepas rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Selasa (21/7/2026).

Meski begitu, Anggito belum merinci besaran perlambatan yang terjadi. Dia menjelaskan salah satu penyebabnya berasal dari semakin sedikitnya masyarakat usia produktif berusia 15-69 tahun yang belum memiliki rekening perbankan.

Menurut data yang dipantau LPS, jumlah penduduk yang belum memiliki rekening kini tinggal sekitar 15 juta orang. Angka tersebut terus berkurang sekitar 2 juta orang setiap tahun sehingga semakin banyak masyarakat telah menggunakan layanan perbankan untuk aktivitas ekonomi.

“Jumlah penduduk yang tidak punya rekening semakin kecil sekarang. Kan setiap tahun saya monitor, turun sekitar 2 jutaan. Sekarang tinggal 15 juta. Berarti kan masyarakat punya rekening untuk beraktivitas. Terus rekening yang aktif, itu masih semakin banyak setahun terakhir ini,” tambahnya.

Sementara itu, ia turut menyoroti tren berbeda pada kelompok nasabah dengan simpanan besar. Rekening yang memiliki saldo di atas Rp5 miliar justru mencatat pertumbuhan paling tinggi dibandingkan kelompok simpanan lainnya.

“Sampai yang paling tinggi, yang paling besar, Rp5 miliar itu naiknya tinggi sekali. Potretnya mengatakan bahwa jumlah nominal, jumlah rekening naik,” kata dia.

Topik Menarik