Daftar Jemaah Haji 2027 Resmi Diumumkan, Kemenhaj Mulai Proses Verifikasi

Daftar Jemaah Haji 2027 Resmi Diumumkan, Kemenhaj Mulai Proses Verifikasi

Terkini | inews | Selasa, 21 Juli 2026 - 07:31
share

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi mengumumkan daftar jemaah haji yang masuk waiting list untuk keberangkatan musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. Pengumuman dilakukan lebih awal dibanding penyelenggaraan haji pada tahun-tahun sebelumnya.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan daftar jemaah yang diumumkan saat ini masih menjalani proses verifikasi di tingkat kabupaten dan kota. Langkah tersebut diambil untuk mempercepat persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

“Ini jemaah sudah kita umumkan. Sudah diumumkan semua, Bu. Yang waiting list yang akan berangkat 2027 kita umumkan,” ujar Dahnil dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

Menurut Dahnil, pengumuman sejak jauh hari memberi waktu lebih panjang bagi pemerintah maupun calon jemaah untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan sebelum keberangkatan. Persiapan yang lebih awal diharapkan membuat penyelenggaraan haji berjalan lebih tertib dan matang.

Dia juga menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenhaj, mulai dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), petugas haji, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan haji untuk membangun komunikasi yang erat dengan para jemaah sejak dini.

“Pertama yang harus dipersiapkan itu adalah Bapak dan Ibu semuanya itu harus punya engagement yang kuat dengan jemaah. Itu yang ingin kita bangun. Mulai dari ASN, Kakanwil, nanti petugas haji, semua yang mengurus haji itu harus punya engagement yang kuat dengan jemaah,” tegasnya.

Dahnil menjelaskan kedekatan antara petugas dan jemaah memiliki makna penting. Dalam istilah agama, hubungan tersebut dikenal sebagai ta’liful qulub atau tautan hati, yakni jalinan silaturahmi yang melahirkan ikatan kuat selama proses penyelenggaraan ibadah haji.

Dia menegaskan Kemenhaj tidak hanya bertugas memberangkatkan jemaah seperti biro perjalanan atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Menurutnya, kementerian yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto memiliki amanah membina dan mendampingi jemaah selama menjalankan ibadah.

“Kemenhaj adalah institusi negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto yang mengemban amanah besar untuk membina, mengawal, dan memastikan transformasi nilai-nilai mulia terjadi selama proses ibadah haji berlangsung,” ujar Dahnil.

Dahnil menambahkan penyelenggaraan haji juga diarahkan untuk melahirkan transformasi nilai melalui konsep Tri Sukses, yaitu Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, serta Sukses Peradaban dan Keadaban.

“Bukan sekadar terkait dengan penyelenggaraannya saja, tapi dia harus punya transformasi nilai. Nilai kebangsaan, nilai moral, nilai peradaban, nilai keadaban, yang kemudian kita rumuskan melalui ‘Tri Sukses’ itu: Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, dan Sukses Peradaban dan Keadaban,” tambahnya.

Menutup arahannya, Dahnil meminta seluruh jajaran Kantor Wilayah Kemenhaj segera bergerak di lapangan. Dia menekankan komunikasi dengan calon jemaah harus dimulai sejak sekarang agar persiapan haji 2027 berjalan lebih optimal.

“Segera, Pak. Dekati dan mulai bangun komunikasi dengan jemaah,” pungkasnya.

Topik Menarik