Pramono Pamer Komitmen Pembinaan Pemuda di Jakarta ke Erick Thohir: Ada KJP hingga LPDP
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam pembinaan generasi muda di hadapan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Hal itu disampaikan saat penandatanganan nota kesepahaman penyelenggaraan Wirausaha Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/7/2026).
Pramono mengatakan bidang kepemudaan, khususnya pelajar dan mahasiswa, menjadi salah satu perhatian Pemprov DKI Jakarta.
"Seperti yang kita ketahui, kami laporkan Bapak Menteri, Jakarta berkaitan dengan kepemudaan, terutama pelajar, kami memberikan perhatian khusus," kata Pramono di Balairung, Balai Kota Jakarta, Senin (13/7/2026).
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pramono memaparkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang menyasar siswa dari jenjang SD hingga SMA. Menurut dia, jumlah penerima manfaat program tersebut telah mencapai lebih dari 700.000 siswa.
Ayyoub Bouaddi, Wonderkid Maroko yang Mendominasi Lini Tengah Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
"Di Jakarta ini ada yang namanya KJP, Kartu Jakarta Pintar. Itu dibagi untuk anak SD sampai dengan SLTA. Jumlahnya 707.477 siswa. Jadi sebagian besar siswa di Jakarta itu mendapatkan beasiswa dari Pemerintah DKI Jakarta," tutur dia.
Selain KJP, Pemprov DKI Jakarta juga memiliki program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Pramono mengatakan program tersebut kini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang S1, tetapi juga telah diperluas hingga S2 dan S3.
"Sedangkan untuk mahasiswa, yang disebut dengan KJMU, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, kurang lebih 15.825 mahasiswa. Kalau dulu hanya untuk S1, sejak saya, saya perbolehkan untuk S2 dan S3," tutur dia.
Tak berhenti di situ, Pramono mengungkapkan Pemprov DKI akan meluncurkan program LPDP Jakarta mulai tahun depan. Pada tahap awal, program tersebut akan memberangkatkan puluhan mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui kerja sama dengan LPDP pusat.
"Bahkan di tahun depan ini, Jakarta akan memu- memulai punya yang namanya LPDP Jakarta. Hanya memang untuk gelombang pertama, LPDP Jakarta hanya untuk kurang lebih 50 sampai dengan 75 siswa untuk kami sekolahkan ke luar negeri dengan LPDP yang sepenuhnya akan dikeluarkan oleh Pemerintah DKI Jakarta bekerja sama dengan LPDP pusat," tandas dia.









