Haul Akbar Ulama Betawi Digelar Malam Ini, Jamaah Sudah Memadati Monas
JAKARTA - Jamaah mulai berdatangan ke Plaza Monas, Jakarta Pusat, menjelang pelaksanaan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat (19/6/2026). Acara yang berlangsung pukul 17.30 hingga 22.00 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta.
Berdasarkan pantauan Okezone, para jamaah mulai memadati lokasi acara. Jamaah yang menggunakan transportasi umum terpantau turun di Jalan Medan Merdeka Selatan sebelum berjalan menuju Plaza Monas.
Para jamaah tampak mengenakan pakaian muslim bernuansa putih. Sejumlah rombongan yang datang secara berkelompok juga terlihat kompak mengenakan busana dan kerudung dengan warna seragam.
Salah satu jamaah asal Cempaka Putih, Emi Wijaya (58), mengatakan dirinya datang bersama 60 anggota majelis taklim. Mereka menuju lokasi acara menggunakan bus TransJakarta.
"Kami datang se-kecamatan ada 60 orang," kata Emi kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).
Ia mengaku hadir dalam acara tersebut karena kecintaannya kepada para ulama.
"Karena kami cinta ulama. Ulama kami cinta, karena ini semua ada ulama di sini seluruh Jakarta, jadi kami hadir untuk menghormati dan mencintai mereka," ujarnya.
Sementara itu, Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan Haul Akbar ini merupakan wujud penghargaan sekaligus doa bersama untuk para ulama dan habaib Betawi yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan dan perkembangan Jakarta.
"Para ulama dan habaib memiliki peran penting dalam membangun peradaban masyarakat Jakarta. Melalui Haul Akbar ini, Pemprov DKI Jakarta ingin mendoakan serta menghormati jasa-jasa mereka yang telah menjadi teladan dalam pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial bagi masyarakat," ujar Chico dalam keterangannya.
Chico menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk terus melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses transformasi Jakarta menuju kota global.
"Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota global. Namun, transformasi tersebut harus tetap berpijak pada akar sejarah, budaya, dan nilai-nilai religius yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus membangun kolaborasi dengan seluruh kalangan, termasuk para ulama, habaib, ustaz, dan ustazah, agar bersama-sama menjaga harmoni dan kemajuan Jakarta," pungkasnya.









