Keji! Israel Hujani 47 Permukiman Sipil Lebanon dengan Serangan Udara
BEIRUT, iNews.id – Serangan militer Israel kembali mengguncang Lebanon. Jet-jet tempur Israel dilaporkan melancarkan serangan besar-besaran ke puluhan permukiman sipil di wilayah selatan dan timur Lebanon sepanjang Senin (25/5/2026).
Seorang pejabat Lebanon yang dikutip kantor berita RIA Novosti menyebut sedikitnya 47 permukiman menjadi sasaran serangan dalam kurun 24 jam. Dari jumlah tersebut, 44 permukiman berada di Lebanon selatan, sementara tiga lainnya berada di wilayah timur negara itu.
Menurut sumber tersebut, serangan dilakukan dalam beberapa gelombang dan disebut sebagai salah satu operasi militer terbesar sejak gencatan senjata diberlakukan.
Wilayah Zawtar Al Sharqiyah menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak setelah dihantam hingga 10 kali serangan udara. Kota Nabatieh dilaporkan digempur sebanyak tujuh kali, sementara Machgharah di Lembah Beqaa menjadi sasaran enam kali serangan.
Tak hanya serangan udara, sedikitnya 25 permukiman yang berada di dekat perbatasan Israel juga menjadi target rentetan tembakan artileri. Sementara itu, drone-drone tempur dilaporkan menyerang mobil dan kendaraan lainnya di 11 wilayah berbeda di Lebanon.
Di sisi lain, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim operasi tersebut menargetkan lebih dari 70 fasilitas milik Hizbullah, termasuk pusat komando dan gudang senjata.
Serangan besar-besaran ini terjadi di tengah upaya diplomatik yang sedang berlangsung. Sebelumnya, Israel dan Lebanon diketahui telah menggelar beberapa putaran perundingan langsung di Amerika Serikat sejak pertengahan April lalu.
Meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengumumkan gencatan senjata setelah pertemuan tersebut, serangan Israel ke wilayah Lebanon dilaporkan terus berlangsung hampir setiap hari.
Kelompok Hizbullah pun merespons dengan melancarkan sejumlah operasi militer terhadap pasukan Israel, sehingga ketegangan di perbatasan kedua negara kembali meningkat dan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.










