Polisi Periksa Model Cantik Penyebar Hoaks Korban Begal, Ada Pesanan Kelompok Tertentu?

Polisi Periksa Model Cantik Penyebar Hoaks Korban Begal, Ada Pesanan Kelompok Tertentu?

Terkini | okezone | Jum'at, 22 Mei 2026 - 19:36
share

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan bahwa pemeriksaan model cantik Ansy Jan De Vries alias AWS untuk menggali motif penyebaran informasi bohong atau hoaks soal menjadi korban begal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Saat kemarin dilakukan undangan klarifikasi dari Direktorat Siber Polda Metro Jaya untuk mendalami apa motif dari yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam jumpa pers, Jumat (22/5/2026).

Budi juga menegaskan, pemeriksaan tersebut juga mendalami apakah ada pesanan kepada AWS dari kelompok tertentu untuk melakukan glorifikasi maraknya aksi begal di Jakarta dan sekitarnya belakangan ini.

"Apakah ada suatu upaya kelompok-kelompok tertentu membuat cipta kondisi dengan mengunggah, mengaku bahwa yang bersangkutan adalah bagian dari korban. Nah, itu yang ingin kita klarifikasi," ujar Budi.

Lebih dalam, Budi mengungkapkan, AWS mengalami luka bisul pecah, bukan dari aksi begal. Hal itu dilakukan setelah dilakukan visum oleh AWS.

"Berita tersebut adalah bohong. Sudah visum. Terhadap luka tersebut adalah bisul meletus bukan karena bacokan pelaku begal," tutup Budi.

 

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan model berinisial AWS bukan korban begal. Ia diduga memposting cerita di media sosial hingga viral dengan mengaku sebagai korban kejahatan hanya karena motif iseng.

Budi menjelaskan, Polda Metro Jaya bersama Direktorat PPA dan PPO, Satres PPA PPO Jakarta Barat, Polsek Kebon Jeruk, didampingi UPT P3A, psikolog, serta Dokkes telah mendatangi AWS dan melakukan interogasi.

Topik Menarik