Heboh Calon Haji Lansia asal Jombang Coba Kabur dari Asrama Haji Sukolilo
SURABAYA, iNews.id – Suasana di Asrama Haji Sukolilo Surabaya mendadak heboh setelah seorang jemaah calon haji lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Jombang mencoba melarikan diri dari area penginapan, Jumat (8/5/2026). Jemaah berinisial M (60) tersebut merupakan bagian dari kelompok terbang (kloter) 62.
Insiden bermula sesaat setelah rombongan kloter 62 tiba di Embarkasi Surabaya. Saat diminta menempati kamar yang telah disediakan, M menolak keras untuk bergabung dengan jamaah lainnya.
Ketua Kloter 62 asal Jombang, Hasanuddin menjelaskan, jemaah tersebut mendesak petugas agar bisa ditempatkan dalam satu kamar dengan istrinya. Tak hanya itu, M juga terus meracau dan meminta dipulangkan ke kampung halamannya.
"Yang bersangkutan tiba-tiba mencoba meninggalkan area asrama," ujar Hasanuddin.
Diduga Mengalami Demensia
Melihat kondisi psikologis yang tidak stabil, tim kesehatan menduga jamaah haji tersebut mengalami gejala demensia. Untuk memastikan kondisi kesehatannya sebelum berangkat ke Tanah Suci, petugas memutuskan untuk merujuk M ke Rumah Sakit Menur Surabaya guna menjalani observasi.
Namun, proses evakuasi menuju rumah sakit tidak berjalan mudah. M sempat menolak keras dan enggan dibawa oleh tim medis, sehingga proses negosiasi berlangsung cukup alot.
Setelah diberikan pengertian dan dibujuk secara perlahan oleh petugas haji serta tim kesehatan, jamaah lansia tersebut akhirnya luluh dan bersedia dibawa menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan dokter spesialis.
"Jemaah saat ini sudah berada di RS Menur untuk observasi tim dokter. Kami berharap kondisinya segera membaik agar tetap bisa melanjutkan ibadah haji," katanya.
Pihak embarkasi terus memantau perkembangan kesehatan jamaah tersebut. Kejadian ini menjadi perhatian khusus bagi petugas untuk memberikan pengawasan ekstra bagi jamaah lansia yang memiliki risiko kesehatan mental atau demensia selama masa operasional haji.










