Timnas Futsal Indonesia Fokus Regenerasi, Ketum FFI Michael Sianipar Tegaskan Belum Perlu Jalur Naturalisasi
JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, memberikan pandangan strategis mengenai wacana naturalisasi pemain untuk Timnas Futsal Indonesia. Michael menegaskan saat ini Skuad Garuda lebih memprioritaskan program regenerasi dan pemantauan bakat lokal yang melimpah ketimbang mengambil jalur naturalisasi.
Timnas Futsal Indonesia memang sedang berada dalam tren positif usai meraih berbagai prestasi mentereng belakangan ini. Dalam dua tahun terakhir, Skuad Garuda sukses menjuarai Piala AFF Futsal (2024), meraih medali emas SEA Games 2025, menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026, hingga menjuarai CFA International Futsal Tournament 2025 di China.
Teranyar, Timnas Futsal Indonesia juga sukses menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2026. Berbagai torehan ini dicapai di bawah komando pelatih Hector Souto. Juru taktik asal Spanyol tersebut dikenal gemar bereksperimen dengan skuad, baik mengandalkan pemain muda maupun aktif mencari talenta baru di kompetisi domestik.
1. Strategi Perburuan Bakat
Berbeda dengan kebijakan Timnas Sepak Bola Indonesia yang masif menaturalisasi pemain keturunan, Michael memiliki visi berbeda untuk cabang olahraga futsal. Pria berusia 35 tahun ini menjelaskan bahwa fokus utama federasi saat ini adalah melakukan deteksi bakat langsung ke daerah-daerah di seluruh pelosok negeri.
"Ya, jadi kalau di futsal kita punya konteks yang agak berbeda. Di futsal kita punya talent pool yang luas, bahkan sekarang kita sedang melakukan talent detection untuk Timnas U-17," kata Michael kepada awak media, termasuk Okezone di GBK Arena, Kamis (16/4/2026).
"Jadi tim kepelatihan kita, dari Coach Hector dan jajaran, sedang berkeliling seluruh Indonesia. Targetnya 38 provinsi kita datang satu per satu. Jadi ini cara kita juga memastikan ada regenerasi, dan regenerasi itu dimulai dari usia muda, baik itu di U-17 termasuk timnas (di Piala AFF) yang kemarin bertanding," tambahnya.
2. Keberhasilan Debutan di Ajang Internasional
Pada ajang Piala AFF Futsal 2026, ramuan skuad Hector Souto terbukti ampuh meski diisi oleh wajah-wajah baru. Meski harus puas di posisi kedua usai kalah tipis 1-2 dari Thailand di partai final, performa para pemain debutan dinilai sangat menjanjikan untuk masa depan futsal Tanah Air.
"Kalau mungkin teman-teman ikuti, pas di Piala AFF itu banyak sekali pemain baru, ada lima pemain yang baru debut di timnas futsal dan yang usianya di bawah 22 tahun juga sangat banyak," sambung Michael.
"Jadi kita terus memastikan ada regenerasi dan saya lihat banyak talenta-talenta yang ada di liga kita, di klub-klub kita, bahkan usia muda yang akan melanjutkan untuk timnas kita jangka panjang," pungkasnya.










