PBB Kecam Israel Serang Fasilitas Medis dan Bantai Penduduk Sipil
JAKARTA, iNews.id - Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon. Militer Israel melancarkan serangan udara yang menghantam sejumlah bangunan tersisa.
Ledakan besar dan asap tebal membumbung tinggi dari lokasi sasaran. Serangan ini menambah panjang daftar eskalasi konflik di wilayah selatan Lipan.
Serangan udara Israel juga terus hantam sejumlah wilayah padat penduduk di Lebanon Selatan. Rekaman pada hari Minggu menunjukkan asap mengepul di atas kota setelah serangan udara menghantam sejumlah wilayah di Distrik Tire Lebanon Selatan.
Militer Israel IDF mengklaim telah mengenai peluncur roket Lebanon Selatan yang sudah terisi dan siap ditembakan, serta menambah operasi terhadap Hisbullah. Data Kementerian Kesehatan Lebanon setidaknya 2.020 orang warga sipil terbunuh. dan 6.436 lainnya terluka sejak serangan Israel pada 2 Maret lalu.
Israel juga menyerang markas palang merah di Tire, Lebanon Selatan. Akibatnya sejumlah ambulans milik palang merah rusak dan satu orang tewas.
Gelombang serangan Israel yang menyasar wilayah sipil, tenaga medis, serta infrastruktur dasar memicu kritik tajam dari berbagai kalangan internasional. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.










