Hendropriyono Kenang Eks Menhan Juwono Sudarsono: Beliau Sipil tapi Jiwanya Militan
JAKARTA, iNews.id - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono, melayat ke rumah duka mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono di Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2026) malam. Hendropriyono masuk ke dalam rumah duka selama beberapa menit untuk memberikan penghormatan terakhir.
Usai melayat, Hendropriyono mengenang sosok Juwono sebagai tokoh yang dikagumi banyak kalangan, termasuk para menteri pada masanya. Dia menyoroti peran Juwono sebagai orang sipil pertama yang menjabat Menteri Pertahanan.
"Kabinet reformasi yang saya kira sama dengan teman-teman yang lain, sama-sama menteri waktu itu mengagumi Juwono Sudarsono sebagai menteri yang pertama kali punya latar belakang sipil murni menjadi Menteri Pertahanan," ujar Hendropriyono kepada wartawan.
Menurutnya, kehadiran Juwono sebagai Menhan dari kalangan sipil membawa pengaruh besar terhadap profesionalisme di tubuh militer, khususnya dalam pengembangan intelektual.
"Artinya bahwa tentara sejak saat beliau menjadi Menteri Pertahanan itu mulai banyak yang berkiprah di intelektual, di bidang akademik sehingga banyak sekali yang menjadi sarjana, pascasarjana, doktor, profesor termasuk saya adalah pengikut beliau," imbuh dia.
Hendropriyono juga menilai Juwono memiliki jiwa militan meski berlatar belakang sipil. Dia bahkan menyebut tidak semua orang dari kalangan militer memiliki militansi seperti Juwono.
"Meskipun seorang yang berlatar belakang sipil penuh tapi jiwanya sangat militan," ujar dia.
"Itu yang merupakan suatu pelajaran kolektif buat kita semua, bahwa belum tentu orang militer punya jiwa militansi seperti beliau dan sangat konsekuen di dalam pola pikir sebagai seorang pemimpin militer. Alhamdulillah kita semua banyak diberi warisan, peninggalan tentang pemikiran beliau," sambungnya.
Juwono Sudarsono merupakan Menteri Pertahanan saat era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2004-2009 serta era Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 1999-2000.










