OpenAI Targetkan Pendapatan Rp4.700 Triliun pada 2030
IDXChannel - OpenAI memproyeksikan pendapatannya akan tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan.
Dilansir dari Bloomberg pada Minggu (22/2/2026), sejumlah sumber mengatakan bahwa pendapatan tahunan perusahaan kecerdasan buatan (AI) itu diprediksi melampaui USD280 miliar (Rp4.700 triliun) pada 2030.
Prakiraan pendapatan tersebut mencerminkan potensi penjualan perangkat lunak AI-nya. OpenAI juga baru-baru ini mulai menguji iklan untuk pengguna tertentu, menciptakan potensi penghasilan baru bagi perusahaan.
Kepala Keuangan OpenAI, Sarah Friar, baru-baru ini mengatakan bahwa pendapatan tahunan perusahaan mencapai USD20 miliar pada 2025, naik dari sekitar USD6 miliar di tahun sebelumnya.
Seperti para pesaingnya, OpenAI berlomba untuk meyakinkan lebih banyak perusahaan dan pengguna untuk membayar layanan AI-nya, guna membantu mengimbangi biaya besar chip, pusat data, dan talenta yang dibutuhkan untuk membangun teknologinya.
OpenAI sebelumnya mengatakan telah berkomitmen untuk menghabiskan lebih dari USD1,4 triliun untuk infrastruktur AI dalam beberapa tahun mendatang. Perusahaan memberi tahu investor bahwa pihaknya berencana untuk menghabiskan sekitar USD600 miliar pada 2030.
OpenAI hampir menyelesaikan fase pertama putaran pendanaan baru yang kemungkinan akan mengumpulkan lebih dari USD100 miliar. Valuasi keseluruhan perusahaan dapat melebihi USD850 miliar. (Wahyu Dwi Anggoro)










