Mensos Pastikan Bansos PKH hingga Sembako Sudah Cair Awal Ramadan

Mensos Pastikan Bansos PKH hingga Sembako Sudah Cair Awal Ramadan

Terkini | inews | Minggu, 22 Februari 2026 - 08:59
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengumumkan, bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) dan sembako telah disalurkan secara bertahap termasuk hingga awal Ramadan. Penerima manfaat yang beragama Islam pun dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan baik.

Hingga awal Ramadan, realisasi penyaluran bantuan sosial triwulan pertama 2026 telah mencapai di atas 85 persen atau Rp15 triliun lebih. Untuk Program Keluarga Harapan (PKH), alokasi tahun ini ditetapkan bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), sementara bantuan sembako dialokasikan bagi 18.250.000 KPM.

“Penyaluran (PKH) sampai saat sekarang, untuk triwulan pertama, Januari, Februari, Maret, itu 8.940.958 KPM. Sudah tersalurkan lebih dari Rp6 triliun atau 89,4 persen. Sementara sembako, itu sudah tersalurkan 15 juta lebih KPM (dengan nominal) Rp 9 triliun lebih, (atau) sebanyak 86,9 persen,” kata Gus Ipul melalui keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

Dia menjelaskan, seluruh penyaluran bansos dilakukan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan BSI. 

Secara keselurahan, masih terdapat lebih dari 1 juta penerima baru bansos PKH dan sekitar 2 juta penerima baru bansos sembako hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang belum menerima bantuan karena sedang proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu dan persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.

“Jadi, setiap triwulan ada penerima manfaat baru (hasil pemutakhiran DTSEN), sebagian besar belum memiliki rekening. Maka itu ada namanya buka burekol dan perlu waktu 1-2 bulan untuk burekol-nya itu,” jelasnya. 

Sementara itu, untuk bansos PKH dan sembako di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang terdampak bencana, Kemensos telah menyalurkan Rp1,8 triliun kepada 1,7 juta KPM. “Semua sudah salur dan insya Allah di akhir Februari ini tuntas,” katanya.

Selain bansos regular, Kemensos menyiapkan bansos adaptif untuk penanganan pascabencana, meliputi bantuan logistik dan dapur umum, santunan kematian dan luka, jaminan hidup dan bantuan pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana.

Santunan ahli waris telah tersalurkan Rp14,8 miliar bagi 990 jiwa dengan nilai Rp15 juta per jiwa. Bantuan isi hunian siap salur Rp98,7 miliar bagi 32.900 kepala keluarga senilai Rp3 juta per keluarga. Sementara bantuan jadup siap salur Rp25,8 miliar bagi 19.100 jiwa senilai Rp15.000 per jiwa.

Topik Menarik