Pertama di AS, Negara Bagian Washington Akui Ramadan dan Idul Fitri
OLYMPIA, iNews.id - Gubernur Negara Bagian Washington Bob Ferguson kembali menunjukkan keberpihakannya kepada umat Islam. Setelah mengumumkan Idul Fitri sebagai hari libur resmi wilayah pada 2025, kali ini dia mengumumkan 18 Februari hingga 19 Maret 2026 sebagai hari resmi bulan suci Ramadan.
Washington menjadi negara bagian pertama di AS yang mengakui Idul Fitri dan Ramadan setara dengan hari besar agama yang dianut mayoritas penduduk.
“Warga Muslim Washington merupakan bagian integral dari tatanan sosial negara bagian kita,” kata Ferguson seraya mengucapkan “Ramadan Mubarak” kepada masyarakat Muslim, dikutip Sabtu (21/2/2026).
Dia menambahkan warga Muslim diakui karena telah memberikan kontribusi signifikan terhadap vitalitas ekonomi wilayah, layanan publik, sistem pendidikan, lembaga perawatan kesehatan, usaha kecil, sektor teknologi, seni dan budaya, hingga organisasi nirlaba.
Dalam dokumen resmi pemerintah negara bagian disebutkan, Ramadan adalah bulan suci puasa, doa, renungan, dan kebersamaan yang dirayakan oleh jutaan umat Islam di seluruh dunia, termasuk ribuan Muslim Washington.
"Perayaan Ramadan memperkuat nilai-nilai kemurahan hati, kedisiplinan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama," demikian isi dokumen.
Ferguson juga mengutip undang-undang negara bagian tahun 2025 yang secara resmi mengakui Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur negara bagian, menjadikan Washington sebagai negara bagian pertama yang melakukannya.
“Oleh karena itu, saya, Bob Ferguson, gubernur Negara Bagian Washington, dengan ini menyatakan tanggal 18 Februari-19 Maret 2026, bertepatan dengan perayaan bulan suci ini sebagaimana ditentukan oleh penampakan hilal dan sesuai dengan kalender hijriah, sebagai Ramadan di Washington,” bunyi dokumen.
Dia juga membagikan dokumen tersebut di media sosial.









