Kapolri Ungkap 6 Sasaran Prioritas dalam Rencana Kerja 2026, Apa Saja?
JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap enam sasaran prioritas utama dalam rencana kerja Polri di 2026. Hal tersebut disusun selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yaitu misi Asta Cita.
"Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Polri menetapkan enam sasaran prioritas yang mengacu pada rencana kerja pemerintah tahun 2026," kata Sigit saat rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Pertama, kata dia, menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh Indonesia secara responsif dan prediktif. Kedua, mewujudkan pelayanan publik Polri yang berkualitas dan berintegrasi.
Ketiga, menegakkan hukum yang humanis, akuntabel dan berkeadilan. Keempat, mewujudkan sumber daya manusia (SDM) Polri yang profesional, cerdas dan berintegritas melalui pengelolaan SDM yang modern dan tranparan.
Kelima, membangun dan mengembangkan infrastruktur strategis kepolisian yang terintegrasi dalam mendukung operasional kepolisian. Keenam, meningkatkan dan mewujudkan budaya integritas, kejujuran dan
kehormatan pada setiap pelaksanaan tugas kepolisian dalam rangka memperkuat tata kelola organisasi dan SDM yang baik.
Menurut Sigit, keseluruhan sasaran strategis tersebut bertujuan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang terkendali melalui kepolisian yang berintegritas, modern dan akuntabel sebagai outcome yang diukur menggunakan 17 indikator kinerja utama dengan target yang telah ditetapkan.
"Sehingga diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme kinerja serta mendorong terwujudnya Transformasi menuju Polri yang Presisi," ujar Sigit.
Dia menegaskan, Polri menetapkan Rencana kerja 2026 dengan visi Terwujudnya Indonesia Maju yang Aman, Tertib dan Berkeadilan melalui Kepolisian yang Berorientasi pada Masyarakat sebagai pedoman pelaksanaan tugas tahun ini.
"Misi yaitu 'Melindungi, Melayani dan Mengayomi Masyarakat', serta mengangkat tema yaitu 'Polri Siap Mendukung Program Kedaulatan Pangan dan Energi serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif,' tutur Sigit.










