2 Maskapai Baru Siap Mengudara di RI, Ada yang Khusus Layani Jemaah Haji dan Umrah

2 Maskapai Baru Siap Mengudara di RI, Ada yang Khusus Layani Jemaah Haji dan Umrah

Terkini | inews | Minggu, 4 Januari 2026 - 07:03
share

JAKARTA, iNews.id - Indonesia akan kedatangan dua maskapai penerbangan baru di 2026. Bisnis kedua maskapai itu saling berbeda, ada yang hanya melayani penerbangan haji dan umrah, maupun penerbangan internasional berjadwal.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyambut baik investasi di bisnis penerbangan. Sebab, Indonesia masih kekurangan armada pesawat untuk mengakomodasi permintaan yang terus tumbuh.

"Investasi penerbangan sangat terbuka, karena kita kan masih butuh banyak juga begitu. Siapa saja, yang mau buka silahkan saja," ujar Dudy di Tangerang, dikutip Minggu (4/12/2025).

Berikut dua maskapai baru yang siap mengudara di langit Indonesia:

1. Mukhtara Air

Maskapai ini merupakan bagian dari perusahaan Manazil Al Mukhtara Company Holding yang bermarkas di Madinah, Arab Saudi. Perusahaan ini diketahui spesifik bergerak di bisnis layanan hotel, haji, dan umrah.

Maskapai baru ini rencananya akan beroperasi pada Januari 2026. Fokus layanan utamanya mengakomodasi kebutuhan jemaah umrah dan haji di Indonesia. Rencananya, maskapai ini bakal menggunakan jenis pesawat Airbus A330 dan Boeing 777 untuk tahap awal.

Dudy menjelaskan, Mukhtara Air telah mengajukan Air Operator Certificate (AOC) sekaligus izin rute operasional. Adapun rute yang diajukan Mukhtara Air saat ini adalah Bandara Jakarta-Madinah, Jakarta-Jeddah, Surabaya-Madinah, dan Surabaya-Jeddah.

"Belum tahu seminggu mereka akan terbang berapa kali. Itu masuknya pesawat regular, bukan carter. Ini pakai pesawat wide body, agar bisa terbang jauh," kata Dudy.

2. Air Borneo

Otorita IKN menerima kunjungan kenegaraan dari Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin, di Kantor Otorita IKN. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menggali potensi kerja sama dan investasi lintas sektor, mulai dari transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebudayaan.

Pada sektor transportasi, Kerajaan Sarawak bersiap meluncurkan maskapai baru Air Borneo pada Januari 2026. Maskapai ini akan menghubungkan Sarawak dengan sejumlah kota di Pulau Borneo, termasuk membuka jalur langsung menuju Nusantara.

Menteri Pengangkutan Sarawak, YB Dato Sri Lee Kim Shin mengatakan pembukaan rute penerbangan langsung ke IKN ini sejalan dengan rencana untuk segera mengoperasikan Bandar Udara Internasional Nusantara sebagai bandara komersial.

"Kita dalam pulau yang sama di Borneo. Kami sangat tertarik dengan pembangunan Nusantara, ini adalah masa depan. Sesama di Borneo, kami bangga nantinya seluruh dunia akan datang ke Nusantara," ujarnya dalam pernyataan tertulis, Kamis (11/12/2025).

Ditemui secara terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Achmad Setiyo Prabowo mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima pengajuan investasi dari perusahaan maskapai tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu legal formal dari kepastian untuk membuka rute internasional ke Indonesia itu.

"Kalau penjajakan memang iya, tapi kalau sampai saat ini memang belum ada yang formal, atau belum ada legal formalnya, baru diskusi-diskusi saja," ujar Setiyo, Kamis (11/12/2025).

Topik Menarik