Prabowo Tinjau Progres Huntara Aceh Tamiang, Hutama Karya Turut Berkontribusi

Prabowo Tinjau Progres Huntara Aceh Tamiang, Hutama Karya Turut Berkontribusi

Terkini | idxchannel | Jum'at, 2 Januari 2026 - 18:40
share

IDXChannel – Presiden Prabowo meninjau progres pembangunan Huntara bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Kunjungan tersebut menegaskan fokus pemerintah menggeser penanganan dari fase darurat menuju pemulihan, terutama percepatan penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak.​

Dalam peninjauan itu, Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operational Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria, Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Turut hadir dan mendampingi kegiatan tersebut, Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro, serta Direktur Operasional II Hutama Karya Gunadi. 

Rombongan meninjau area huntara dan fasilitas pendukung untuk memastikan kesiapan dasar hunian transisi bagi warga terdampak. Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan pemerintah memandang serius penanganan bencana dan berkomitmen meringankan beban warga.

Dia juga mengapresiasi inisiatif Danantara dalam percepatan pembangunan huntara, serta meminta koordinasi dijalankan ketat agar penanganan berjalan tertib.

“Saya terima kasih sama Danantara yang telah melakukan suatu pekerjaan yang saya lihat baik. Ini membangun hunian dalam waktu singkat itu suatu prestasi. Nanti saya minta Danantara untuk berkoordinasi dekat dengan BNPB dan pemerintah daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (2/1/2026).

Lebih lanjut, Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Dia menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kunci percepatan pemulihan.

Selanjutnya, Prabowo juga meminta layanan dasar segera dipastikan kembali berfungsi, termasuk sekolah dan puskesmas, agar aktivitas warga dapat berangsur normal.

Pembangunan huntara di Aceh Tamiang merupakan bagian dari program kolaborasi yang melibatkan sejumlah BUMN Karya yang proses pembangunannya telah dimulai sejak Rabu (24/12/2025) lalu. Hutama Karya menjadi bagian dari telah terbangunnya 198 unit dari 600 unit huntara yang direncanakan.

Beberapa BUMN Karya mewujudkan huntara dengan konsep pembangunan berkonsep modular untuk memastikan kecepatan konstruksi yang sesuai dengan rencana dan kualitas hunian yang layak.

Paket bangunan fisik dan unit huntara lainnya secara terus-menerus akan dilanjutkan pembangunannya sesuai dengan target dan rencana yang ditargetkan pemerintah.​

Huntara ini berlokasi di Jalam Banda Aceh–Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Huntara disiapkan sebagai hunian transisi bagi warga terdampak dan disebut telah memenuhi standar minimum huntara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).​

"Huntara dibangun untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk kembali memulai kehidupan bagi warga terdampak selama masa pemulihan," ujar Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro.

Dia mengungkapkan, unit hunian, kawasan huntara juga dilengkapi fasilitas pendukung untuk aktivitas harian warga, termasuk fasilitas sanitasi/toilet, dapur umum, ketersediaan air bersih, konektivitas internet, dan mushola, serta prasarana akses internal di kawasan huntara.

Fasilitas komunal ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, memastikan kebutuhan ibadah dan memasak tetap terpenuhi, serta membantu penataan aktivitas warga di area transisi.​

Dia pun berharap huntara mampu memberikan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.

"Kami optimistis dapat bersinergi bersama melayani dengan memberikan kontribusi terbaik. Kami yakin, huntara dapat hadir untuk memulihkan kehidupan yang lebih layak bagi warga yang terdampak," katanya.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik