Murni Kelalaian Sopir, Tak Ada Sabotase di Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa

Murni Kelalaian Sopir, Tak Ada Sabotase di Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa

Terkini | okezone | Jum'at, 12 Desember 2025 - 18:23
share

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, memastikan tidak ada unsur sabotase dalam insiden mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) yang menabrak siswa dan guru SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara. Kejadian ini ditegaskan sebagai murni kelalaian sopir.

"Sampai saat ini, kasus ini belum kami temukan adanya sabotase, yang pasti ini murni kelalaian ya, kelalaian," ujar Erick dalam konferensi persnya, Jumat (12/12/2025).

Adapun pihak kepolisian telah menetapkan sang sopir, Adi Irawan (AI), sebagai tersangka pascakejadian ini. Adi dijerat Pasal 360 KUHP akibat kelalaiannya yang menyebabkan orang lain mengalami luka berat. Tersangka terancam kurungan penjara 5 tahun.

Kapolres menjelaskan tersangka baru tidur pada hari kejadian sekitar pukul 04.00 pagi. Lalu, ia sudah harus berangkat kerja pukul 05.30 untuk mengantar makanan.

"Kami sampaikan bahwa tersangka, jadi sebelum kejadian, tidur baru sekitar jam 4 pagi. Kemudian jam 05.30 tersangka sudah berangkat ke SPPG untuk mengendarai mobil mitra SPPG tersebut," ujarnya.

Dengan waktu istirahat yang kurang, Kapolres menegaskan tersangka berada dalam kondisi yang tidak layak untuk mengemudi. Hal itu menjadi pemicu hingga akhirnya menabrak puluhan siswa yang sedang beraktivitas di lapangan sekolah.

"Pada saat mengendarai kendaraan tersebut, tersangka dalam kondisi yang tidak layak untuk mengendarai kendaraan. Sehingga berakibat fatal terhadap kejadian yang ada di SD 01," ujarnya.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah melakukan tes urine kepada tersangka. Hasilnya, Adi negatif narkotika dan juga tidak berada dalam pengaruh alkohol saat berkendara.

Sebagai informasi, insiden mobil pengangkut MBG yang menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 terjadi pada Kamis 11 Desember pagi. Ketika itu seluruh siswa sedang melakukan kegiatan literasi di lapangan sekolah.

Dari rekaman CCTV, mobil itu terlihat melaju menabrak pagar sekolah. Setelah menabrak pagar, mobil itu kembali melaju hingga menabrak guru dan siswa yang sedang beraktivitas di lapangan sekolah.

Akibat kejadian ini, sebanyak 22 orang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun kini sudah 10 orang dipulangkan karena kondisinya kian membaik.

Topik Menarik