Sony Alihkan 419 Paten XR ke Meta, Picu Spekulasi Masa Depan PlayStation VR

Sony Alihkan 419 Paten XR ke Meta, Picu Spekulasi Masa Depan PlayStation VR

Teknologi | sindonews | Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:35
share

Pengalihan ratusan paten teknologi extended reality (XR) dari Sony ke Meta telah memicu spekulasi bahwa perusahaan asal Jepang tersebut sedang mengurangi fokusnya pada pengembangan perangkat keras virtual reality (VR), extended reality (XR), dan mixed reality (MR).

Menurut laporan Amanz yang mengutip ZDNet Korea, sebanyak 419 paten global milik Sony dialihkan ke Meta antara bulan Juni dan September tahun ini. Portofolio tersebut mencakup 180 paten di Amerika Serikat dan 239 paten lainnya yang didaftarkan di Tiongkok, Eropa, Jepang, Korea Selatan, serta wilayah lainnya.

Paten-paten tersebut mencakup berbagai teknologi terkait XR, termasuk desain *headset* dan sistem layar yang dipasang di kepala (*head-mounted display*).

Perkembangan ini menimbulkan pertanyaan mengenai arah masa depan bisnis XR Sony, terutama mengingat perusahaan tersebut baru merilis dua generasi *headset* PlayStation VR hingga saat ini.

PlayStation VR2, yang diluncurkan pada tahun 2023, dilaporkan mengalami pertumbuhan pasar yang lebih lambat dari perkiraan.

Sony kemudian memperkenalkan dukungan untuk PC melalui adaptor khusus guna memperluas cakupan penggunaan perangkat tersebut.Namun, Sony belum mengeluarkan pengumuman resmi yang mengindikasikan niat untuk menghentikan pengembangan produk VR atau XR.

Beberapa analis berpendapat bahwa pengalihan paten tersebut bisa jadi merupakan tanda adanya restrukturisasi strategis di segmen ini.

Sementara itu, Meta terus memperkuat posisinya di pasar teknologi yang dapat dikenakan (*wearable technology*) melalui pengembangan kacamata pintar dan perangkat XR generasi berikutnya.

Akuisisi ratusan paten tambahan ini berpotensi memperkuat posisi Meta di tengah persaingan global yang semakin ketat dalam teknologi XR

Topik Menarik