Tanpa Google, Huawei Justru Tembus 100 Gerai di Indonesia, Apa Rahasianya?
Kehilangan layanan Google tidak membuat Huawei mundur dari Indonesia. Jaringan gerainya justru terus bertambah. Pada September 2026, Huawei Device Indonesia mencapai 100 Huawei Experience Store (HES).
Tonggak itu ditandai peresmian HES ke-100 di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, pada 19 September 2026. Gerai tersebut satu dari sembilan gerai baru yang dibuka sepanjang bulan ini di Jakarta, Jawa, dan Sulawesi.
Enam gerai dibuka serentak pada 12 September, yakni di Icon Mall Gresik, Summarecon Mall Bekasi, The Park Kendari, Cilegon Center Mall, AEON Mall Tanjung Barat Jakarta, dan Lippo Plaza Sidoarjo.
Dua gerai lain hadir di Makassar pada 25 September, yaitu di Trans Studio Mall dan Mall Ratu Indah.
Ekspansi dilakukan bersama empat mitra ritel, yaitu Erajaya, Blibli, Mega Digital, dan Maju Hardware. Huawei memosisikan gerai sebagai pusat pengalaman, bukan sekadar tempat belanja. Konsumen dapat mencoba ekosistem produk yang saling terhubung, dari ponsel, tablet, perangkat wearable, hingga audio. Konsultasi, demo produk, dan layanan purnajual diberikan dengan standar seragam di setiap gerai.
Bertahan tanpa Google
Capaian ini patut dicermati. Sejak pembatasan dagang Amerika Serikat pada 2019, perangkat Huawei tidak lagi membawa layanan Google. Di pasar Indonesia yang bergantung pada Android dan aplikasi Google, posisi itu berat bagi penjualan ponsel.Huawei memilih jalan lain. Ponsel tidak lagi menjadi tumpuan. Kekuatan dialihkan ke kategori yang tidak terlalu bergantung pada ekosistem aplikasi, seperti tablet, jam tangan pintar, dan perangkat audio. Di segmen ini, Huawei masih dikenal unggul dari sisi kualitas perangkat keras dan daya tahan baterai.Strategi itu tecermin dari pilihan lokasi. Selain kota besar, gerai baru menyasar kota lapis kedua, seperti Gresik, Sidoarjo, Cilegon, dan Kendari. Permintaan tidak hanya datang dari Jakarta.
Gerai fisik juga bukan investasi murah. Sewa ruang di mal, staf terlatih, dan stok produk harus ditopang penjualan. Pembukaan sembilan gerai dalam sebulan menandakan para mitra ritel menilai pasar Huawei cukup solid untuk digarap.
Operator Seluler Wajib Transparan soal Kuota Internet, Ini Informasi Harus Diberikan ke Pelanggan
Huawei menyatakan akan terus memperluas jaringan HES ke berbagai wilayah. Secara global, produk Huawei tersedia di lebih dari 170 negara, digunakan sepertiga populasi dunia, dan ditopang 14 pusat riset dan pengembangan.



