Meta Luncurkan Agen AI Muse, Bisa Kirim Email hingga Pesan Tiket dan Dijalankan via WhatsApp
JAKARTA — Meta meluncurkan Muse sebagai agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pribadi bagi konsumen, yang dirancang untuk menyelesaikan berbagai tugas alih-alih sekadar merespons perintah (prompt). Agen ini mampu bekerja lintas aplikasi, menjelajahi web, mengirim surel (email), memesan perjalanan, serta mengejar tujuan jangka panjang atas nama pengguna.
Tak hanya itu, Muse juga dapat mengingat informasi dari interaksi sebelumnya dan tetap melanjutkan tugas meskipun pengguna telah menutup aplikasi. Meta menjalankan Muse dalam mesin virtual khusus bernama Muse Secure VM, yang memberikan agen AI tersebut komputer berbasis cloud tersendiri untuk melaksanakan tugas-tugasnya.
Ketersediaan Meta Muse
Dilansir Gadgets 360, Muse kini mulai diluncurkan di Amerika Serikat (AS) untuk platform iOS, Android, dan web melalui muse.ai. Meta menyatakan bahwa layanan ini juga akan hadir pada perangkat kacamata AI. Perusahaan menawarkan Muse secara gratis untuk sebagian besar tugas, sementara paket berlangganan tersedia bagi pengguna yang menginginkan kemampuan tambahan.
Fitur dan Keamanan Meta Muse
Muse beroperasi melalui aplikasi khusus Muse atau secara langsung melalui WhatsApp. Pengguna dapat memintanya untuk mengirim surel, memesan perjalanan, atau mengisi formulir. Untuk tujuan yang lebih besar, Muse dapat menyusun rencana yang dipersonalisasi dan menjalankan langkah-langkah yang diperlukan secara mandiri.
Agen ini dapat terus mengerjakan tugas-tugas yang memakan waktu lama bahkan setelah pengguna menutup aplikasi. Agen dapat kembali aktif saat terjadi perubahan atau ketika memerlukan persetujuan untuk suatu tindakan, seperti mengirim surel atau melakukan pembelian. Muse juga mampu mengingat detail dari percakapan sebelumnya dan memanfaatkannya dalam tugas atau saran di kemudian hari.
Meta menjalankan Muse di dalam Secure VM (mesin virtual aman) khusus, yang memberikan agen tersebut komputer dan peramban berbasis cloud tersendiri. Lingkungan ini menjaga data pengguna, kredensial layanan yang terhubung, serta agen itu sendiri agar tetap terpisah dari agen-agen lainnya. Lapisan Sentinel yang terpisah mengontrol akses internet Muse dan dapat meminta izin pengguna sebelum mengizinkan tindakan tertentu.
Pengguna dapat menentukan aplikasi mana yang boleh diakses oleh Muse serta izin apa saja yang diberikan kepadanya. Pengguna dapat memutuskan koneksi layanan kapan saja, meminta Muse untuk menghapus informasi yang tersimpan, serta memilih untuk tidak mengizinkan interaksi mereka digunakan dalam melatih model AI Meta. Meta juga menyatakan bahwa Muse tidak membagikan percakapan atau data VM kepada sistem periklanannya. Agen ini tidak dapat mengakses secara langsung kata sandi atau detail pembayaran yang tersimpan di dalam lingkungan aman tersebut.









