Agate dan Red Dunes Games Rilis Port of Jumanah, Game Kolaborasi Indonesia–UEA
JAKARTA, iNews.id - Agate dan Red Dunes Games resmi meluncurkan Port of Jumanah, game aksi roguelite hasil kolaborasi Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA), secara global melalui Steam, Epic Games Store, serta PlayStation Store.
Game tersebut dikembangkan selama sekitar 18 bulan oleh Red Dunes Games yang berbasis di Abu Dhabi dan Agate dari Bandung. Proyek ini menjadi salah satu dari tiga kolaborasi kedua studio, sementara dua proyek lainnya dijadwalkan meluncur pada 2027.
Dalam pengembangannya, Agate melibatkan tim inti beranggotakan tidak lebih dari 20 orang dengan dukungan lebih dari 60 talenta Indonesia. Mereka terlibat dalam berbagai disiplin produksi, mulai dari desain, programming, art, audio, quality assurance (QA), hingga marketing.
Kolaborasi kedua studio juga terlihat dalam pengembangan dunia dan cerita Port of Jumanah. Gim ini terinspirasi dari tradisi penyelaman mutiara di kawasan Teluk Arab yang telah berlangsung selama lebih dari 7.000 tahun.
Tradisi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam desain lingkungan, karakter, narasi, serta mekanik permainan. Kedua studio juga memasukkan elemen komedi untuk memberikan warna berbeda dalam perjalanan pemain.
Dalam Port of Jumanah, pemain berperan sebagai Mansour, seorang penyelam yang mencari mutiara. Dia harus menghadapi berbagai makhluk laut, mengumpulkan perlengkapan dan sumber daya, serta secara bertahap memulihkan Pelabuhan Jumanah.
Game ini memadukan pertarungan, eksplorasi, narasi, dan pengelolaan sumber daya dalam setiap ekspedisi. Lingkungan dan tantangan yang dihadapi pemain dapat berubah pada setiap permainan.
Hasil penyelaman dapat digunakan untuk meningkatkan perlengkapan, merekrut kru, membuka kemampuan baru, serta memulihkan Pelabuhan Jumanah. Perkembangan pelabuhan juga membuka karakter, fasilitas, dan pilihan baru yang mempengaruhi perjalanan berikutnya.
“Kami ingin memadukan eksplorasi, pertarungan, dan perkembangan cerita dalam satu perjalanan yang utuh. Setiap ekspedisi dirancang dengan kondisi yang berbeda, sementara perkembangan pelabuhan membantu pemain memahami perjalanan Mansour dan dunia Jumanah secara bertahap,” ujar Shandhi Sayogo, Game Director di Agate.
Sebelum dirilis secara global, Port of Jumanah telah diperkenalkan melalui versi demo sejak Mei 2026. Gim tersebut mendapat liputan dari lebih dari 100 kreator dari lebih dari 18 negara.
Dukungan para kreator menghasilkan lebih dari 100.000 tontonan di berbagai platform, termasuk Twitch, YouTube, TikTok, dan Instagram. Pada hari pertama peluncuran, Port of Jumanah juga memperoleh lebih dari 100 review positif.
Port of Jumanah dikembangkan oleh Red Dunes Games dan Agate serta diterbitkan Red Dunes Games. Gim ini tersedia untuk PC melalui Steam dan Epic Games Store, serta PlayStation 5 (PS5) melalui PlayStation Store.
Untuk pasar Indonesia, Port of Jumanah dibanderol Rp154.290. Game ini tersedia dalam sejumlah bahasa, termasuk Indonesia, Arab, Spanyol, Jepang, Jerman, Prancis, Portugis Brasil, Mandarin, Rusia, dan Inggris.










