Nikon Gugat Viltrox Gara-gara Jiplak Dudukan Lensa Z?
MenurutDPReview, beberapa akun media sosial di China baru-baru ini menyebarkan informasi yang mengklaim bahwa Nikon menggugat produsen aksesori kamera Viltrox atas sengketa paten terkait lensa Z-mount.
Rumor tersebut dilaporkan menyatakan bahwa gugatan tersebut telah diajukan di Pengadilan Rakyat Pertama Shanghai No. 3 (Tiongkok).
Menurut terjemahan dari apa yang diyakini sebagai pemberitahuan pengadilan, penggugat dalam kasus ini adalah Nikon, sedangkan tergugat adalah Shenzhen Jueying Technology, perusahaan yang memiliki merek Viltrox. Kasus ini digambarkan sebagai sengketa mengenai biaya royalti selama periode perlindungan sementara suatu paten, yang berkaitan dengan pembuatan dan distribusi lensa Z-mount.Dudukan lensa Z-mount telah menjadi pusat kontroversi karena semakin banyak produsen pihak ketiga mengembangkan lensa yang kompatibel tanpa perjanjian lisensi yang jelas dengan Nikon.
Dudukan Z adalah format dudukan eksklusif yang dikembangkan oleh Nikon untuk lini kamera mirrorless-nya, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2018. Ini merupakan elemen kunci dalam strategi perusahaan untuk beralih ke kamera mirrorless. Dengan diameter yang besar dan jarak yang pendek dari dudukan ke sensor, sistem dudukan Z dianggap lebih fleksibel untuk mengembangkan lensa dengan aperture besar dan kualitas optik tinggi.
Sementara itu, Viltrox dan beberapa produsen lain telah meluncurkan banyak lensa yang kompatibel dengan dudukan Z, yang sering dijual dengan harga jauh lebih rendah daripada produk resmi.
Namun, masih belum jelas apakah para produsen ini telah menerima lisensi resmi. Pada tahun 2020, muncul rumor bahwa Nikon telah meminta Viltrox untuk berhenti menjual lensa dudukan Z tertentu, tetapi kedua pihak tetap bungkam.
Jika rumor yang beredar saat ini akurat, ini bisa menjadi pertanda bahwa Nikon mengambil tindakan yang lebih tegas untuk mengendalikan penggunaan teknologi Z-mount dan melindungi patennya dalam ekosistemnya.
Namun, hingga saat ini, baik Nikon maupun Viltrox belum mengeluarkan pernyataan resmi, dan komunitas fotografi memantau situasi ini dengan cermat


