Ternyata Ini Solusi Baru Pencegahan Cyberbullying dan Self-Harm di Lingkungan Sekolah

Ternyata Ini Solusi Baru Pencegahan Cyberbullying dan Self-Harm di Lingkungan Sekolah

Teknologi | sindonews | Jum'at, 22 Mei 2026 - 14:17
share

PT ASIX Indonesia Cerdas (ASIX) resmi berkolaborasi dengan Promethean EDXIS sejak Juni 2025 untuk mengimplementasikan solusi Smart Classroom berbasis kecerdasan buatan (AI) di sekolah-sekolah Indonesia. Ini untuk mempercepat pemerataan kualitas pembelajaran nasional.

Pasar teknologi pendidikan (EdTech) di Indonesia perlu pendekatan khusus. Sebab, kendala infrastruktur siber dan konektivitas internet yang belum merata. Infrastruktur sekolah di wilayah urban maupun daerah berkembang butuh solusi digital tanpa membebani biaya operasional secara berlebih akibat kuota internet.

Kolaborasi ini mempertemukan ASIX—akselerator AI domestik di bawah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Sinar Mas Group yang bermitra strategis dengan China Mobile—dan Promethean EDXIS dari Singapura dengan pengalaman implementasi selama 20 tahun. Sinergi ini menyasar kebutuhan platform pendidikan aman (safe tech) yang andal dalam skala massal.

Fitur Unggulan Ekosistem Smart Classroom

Solusi yang dihadirkan dirancang modular untuk mengakomodasi kebutuhan interaksi digital modern dengan spesifikasi teknik terperinci.

Perangkat Keras dan Fitur Keamanan Siswa (Student Safe Security)•⁠ ⁠Educational Smartboard: Papan tulis pintar berbasis AI yang terintegrasi langsung ke gawai siswa berupa tablet dan laptop khusus.•⁠ ⁠Daya Tahan Fisik Perangkat: Dilengkapi fitur proteksi fisik luar ruangan berupa ketahanan terhadap air (water-resistant) serta tahan terhadap benturan fisik (shock-resistant).•⁠ ⁠Sistem Pemantauan Perilaku: Fitur keamanan siber aktif yang mendeteksi serta menyaring aktivitas digital berisiko tinggi secara real-time, seperti pencarian konten kekerasan, perundungan (cyberbullying), indikasi kecenderungan menyakiti diri (self-harm), atau ancaman keselamatan siber lainnya.

Perangkat Lunak dan Infrastruktur Offline-First

•⁠ ⁠Explain Everything Software: Perangkat lunak interaktif untuk whiteboard digital dan ruang kolaborasi daring.•⁠ ⁠Mobile Device Management (MDM): Sistem manajemen terpusat untuk memantau, memperbarui, dan mengontrol seluruh gawai yang terhubung di sekolah.•⁠ ⁠Microcloud Server: Server lokal khusus yang memungkinkan konten pembelajaran diakses secara offline, membebaskan sekolah dari ketergantungan penuh pada jaringan internet.•⁠ ⁠Suite Pendukung: Didukung oleh End-to-End Deployment Model, Real-Time Dashboards, dan Integrated Teacher Enablement Suite untuk pelatihan kompetensi guru.

Kelas Digital Konvensional vs Smart Classroom AI

Implementasi teknologi ini memberikan perbedaan mendasar jika dibandingkan dengan adopsi digital biasa:

•⁠ ⁠Akses Jaringan: Kelas digital konvensional sangat bergantung pada internet stabil yang konstan, sedangkan ekosistem ini menggunakan pendekatan offline-first via Microcloud Server.•⁠ ⁠Proteksi Murid: Kelas konvensional tidak memiliki pemantauan psikologis digital, sementara sistem ini dilengkapi keamanan aktif berbasis AI untuk mendeteksi krisis mental atau perundungan.•⁠ ⁠Skala Kredibilitas: Sistem pendukung dirancang berdasarkan rekam jejak Promethean EDXIS yang mencakup lebih dari 150 juta pengguna aktif di 190 negara dan wilayah, serta telah terpasang di lebih dari 2 juta ruang kelas global melalui kemitraan bersama berbagai Kementerian Pendidikan dunia.

“Kerja sama dengan Promethean EDXIS menjadi salah satu langkah ASIX dalam memperkuat pilar solusi kami, AI Education, yaitu menghadirkan teknologi yang dapat mendukung transformasi pembelajaran di Indonesia," ujar Andrie Tjioe, CEO dan Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas.

Topik Menarik