Samsung Off Side  Asal Comot Gambar Dua Lipa Tanpa Izin

Samsung Off Side Asal Comot Gambar Dua Lipa Tanpa Izin

Teknologi | sindonews | Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33
share

Dua Lipa menggugat Samsung sebesar USD15 juta karena penggunaan gambarnya tanpa izin.

Penyanyi Inggris Dua Lipa telah mengajukan gugatan terhadap Samsung Electronics di pengadilan federal California, menuntut ganti rugi setidaknya USD15 juta.

Dia menuduh raksasa teknologi Korea Selatan itu menggunakan gambarnya pada kemasan televisi ritel tanpa izinnya.

Menurut gugatan tersebut, Samsung menampilkan foto "Dua Lipa - Backstage at Austin City Limits, 2024" di bagian depan kotak TV, menyesatkan konsumen dengan membuat mereka percaya bahwa ia telah setuju untuk mempromosikan produk tersebut.

Pengacara Lipa berpendapat bahwa tindakan ini melanggar hak cipta, merek dagang, dan hak citranya.

Samsung menolak berkomentar karena masalah ini masih dalam proses. Sementara itu, pihak Lipa menegaskan bahwa penggunaan tanpa izin tersebut telah menurunkan nilai merek dan menciptakan kesalahpahaman terkait dukungannya terhadap produk tersebut.Alphabet baru saja mengumumkan rencana untuk menerbitkan obligasi berdenominasi yen pertamanya untuk mengumpulkan modal bagi pengembangan kecerdasan buatan. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi Amerika memperluas saluran penggalangan dana mereka di luar pasar domestik untuk memenuhi kebutuhan investasi besar dalam infrastruktur AI.

Menurut sumber, penerbitan obligasi Alphabet bisa bernilai ratusan miliar yen, dengan partisipasi dari bank-bank besar seperti Mizuho, Bank of America, dan Morgan Stanley. Sebelumnya, perusahaan induk Google telah mengumpulkan hampir 17 miliar dolar AS melalui penerbitan obligasi dalam mata uang euro dan dolar Kanada.

Sementara itu, Amazon juga bersiap untuk menerbitkan obligasi dalam mata uang franc Swiss untuk mendanai investasi dan belanja modal. Kedua langkah ini mencerminkan tren perusahaan teknologi besar yang semakin bergantung pada utang untuk membiayai investasi infrastruktur AI mereka yang bernilai lebih dari 700 miliar dolar AS hingga tahun 2026, peningkatan tajam dari 410 miliar dolar AS pada tahun sebelumnya.

OpenAI membentuk unit baru dengan pendanaan $4 miliar untuk mempercepat pengembangan AI di perusahaan.

OpenAI baru saja mengumumkan pembentukan perusahaan baru bernama OpenAI Deployment Company, dengan investasi awal lebih dari $4 miliar. Langkah ini bertujuan untuk mendukung organisasi dalam menerapkan sistem kecerdasan buatan berskala besar dan untuk memperluas kehadiran OpenAI di sektor perusahaan.

Untuk mempercepat pertumbuhannya, OpenAI mengakuisisi perusahaan konsultan AI Tomoro, dan langsung merekrut sekitar 150 insinyur dan spesialis implementasi sejak hari pertama. Tomoro telah bermitra dengan OpenAI sejak tahun 2023 dan sebelumnya telah melayani klien-klien besar seperti Mattel, Red Bull, Tesco, dan Virgin Atlantic.

Unit baru ini dibangun berdasarkan kolaborasi multi-tahun antara OpenAI dan 19 mitra, yang dipimpin oleh TPG, bersama dengan Advent, Bain Capital, dan Brookfield. Ini adalah langkah strategis untuk bersaing langsung dengan Anthropic, yang menikmati kesuksesan dengan model Claude-nya di pasar AI perusahaan.

Topik Menarik