Banyak Talenta Berbakat, Game Indonesia Siap Tembus Pasar Global
JAKARTA, iNews.id – Industri game di Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat seiring meningkatnya pengakuan terhadap kualitas talenta kreatif lokal. Kondisi ini membuka peluang besar bagi developer dalam negeri untuk menembus pasar internasional.
Melihat potensi tersebut, Yellow Hearts ingin mengangkat game indie buatan developer lokal ke kancah global. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi atas berbagai tantangan industri, seperti keterbatasan pendanaan, minimnya dukungan pemasaran, hingga akses distribusi yang masih terbatas.
Head of Publishing Yellow Hearts, Brian Chuang, mengatakan Indonesia memiliki banyak talenta kreatif yang potensial. Namun, menurut dia, perjalanan membawa game ke pasar global tidak selalu berjalan mudah.
“Indonesia memiliki begitu banyak talenta kreatif yang luar biasa. Namun, perjalanan untuk membawa game ke pasar global tidak selalu mudah,” ujarnya, dalam keterangan persnya, Sabtu (2/5/2026).
Dia menegaskan Yellow Hearts tidak hanya berperan sebagai publisher, tetapi juga menjadi mitra kolaboratif bagi developer. Perusahaan ini berkomitmen membantu pengembang mengembangkan produk sekaligus menjangkau pemain di berbagai negara.
Yellow Hearts juga mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem industri, mulai dari developer, content creator, media, hingga perwakilan pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan ekosistem game nasional yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Staf khusus Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Alfreno Kautsar Ramadhan, menilai kehadiran publisher seperti Yellow Hearts sangat dibutuhkan untuk mengembangkan potensi game lokal.
“Developer game indie di Indonesia membutuhkan peran publisher untuk membantu memetakan potensi yang belum terjangkau oleh pasar global. Kami berharap kehadiran Yellow Hearts dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya dalam mendukung para pengembang gim lokal,” ujarnya.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, turut menekankan pentingnya kemampuan developer dalam membaca pasar berbasis data agar mampu bersaing secara global.
"Para daveloper Indonesia diharapkan tidak hanya kuat dalam mengembangkan game, tetapi juga mampu membaca potensi pasar berbasis data, sehingga karya mereka dapat dinikmati lebih luas, baik di Indonesia maupun di tingkat global,” katanya.
Sebagai langkah awal, Yellow Hearts memperkenalkan dua game perdana yang dinilai memiliki potensi besar di pasar global. Pertama, TypeCaster yang dikembangkan TBA Studio, menghadirkan konsep permainan unik dengan menggabungkan mekanik mengetik dan gameplay cepat.
Kedua, Irradiant Skies besutan Cuboids Interactive, merupakan game action roguelite dengan tingkat replayability tinggi. Game ini sebelumnya meraih kemenangan dalam ajang GameSeed 2025 yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Asosiasi Game Indonesia.
Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI), Shafiq Husein, optimistis kehadiran Yellow Hearts dapat membantu developer lokal meningkatkan skala bisnis dan memperluas pasar.
"Kami yakin ada banyak pengembang dari Indonesia yang memiliki kapabilitas baik dan menciptakan game-game berkualitas, jadi dengan adanya Yellow Hearts bisa membantu para pengembang game untuk bisa scale up dan mempromosikan gamenya di Indonesia bahkan dunia,” ujarnya.




