Misteri Bangunan Berhantu Terungkap dan Ini Fakta Mengejutkannya

Misteri Bangunan Berhantu Terungkap dan Ini Fakta Mengejutkannya

Teknologi | sindonews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 14:51
share

Penelitian menunjukkan bahwa perasaan 'dihantui' mungkin disebabkan oleh gelombang infrasonik – suara di bawah ambang pendengaran – yang menciptakan stres dan halusinasi yang tidak disadari oleh orang tersebut.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa apa yang diyakini sebagai fenomena berhantu di bangunan tua atau ruang bawah tanah mungkin berasal dari suara berfrekuensi sangat rendah, yang juga dikenal sebagai infrasound, yang tidak dapat didengar oleh manusia.

Meskipun tidak terlihat dan tidak dapat dirasakan secara langsung oleh pendengaran, gelombang infrasonik ini tetap dapat memberikan dampak yang nyata pada psikologi dan fisiologi manusia, menurutIFLScience.

Ide ini bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Sejak tahun 1988, sekelompokilmuwantelah menyelidiki fenomena aneh di laboratorium mereka, di mana banyak orang merasa tidak nyaman, merinding, atau bahkan melihat "sesuatu" atau "seseorang".

Setelah diselidiki, mereka menemukan penyebabnya adalah kipas ventilasi baru yang menghasilkan getaran infrasonik. Ketika perangkat dimatikan, fenomena aneh itu menghilang.Penelitian terbaru semakin memperkuat hipotesis ini melalui eksperimen terkontrol.

Dalam sebuah studi baru, para ilmuwan yang bekerja di Universitas Alberta (Kanada) meminta 36 peserta untuk mendengarkan musik; setengahnya mendengarkan musik biasa, sementara setengah lainnya mendengarkan musik yang dicampur dengan infrasonik pada frekuensi 18 Hz (di bawah ambang batas pendengaran manusia).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang terpapar infrasound merasa tidak nyaman, mudah tersinggung, dan menganggapmusik tersebutlebih sedih, meskipun mereka tidak secara sadar menyadari keberadaan suara tersebut.

Selain perasaan subjektif, para peneliti juga mengukur kadar kortisol, hormon yang terkait dengan stres, dalam air liur peserta.

Studi tersebut menemukan kadar kortisol yang secara signifikan lebih tinggi pada kelompok yang mendengarkan infrasound, menunjukkan bahwa tubuh merespons suara tersebut secara fisiologis bahkan tanpa kesadaran. Hal ini menunjukkan bahwa infrasound dapat secara tidak sadar memicu kondisi stres dan kewaspadaan.Sumber infrasonik sangat umum dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bangunan tua. Sistem perpipaan, mesin, atau sistem ventilasi yang rusak dapat menghasilkan getaran frekuensi rendah. Di ruang tertutup seperti ruang bawah tanah, gelombang suara ini mudah menumpuk dan memiliki dampak yang lebih kuat pada manusia.

Menurut tim peneliti, saat memasuki lingkungan seperti itu, orang mungkin merasa cemas, gelisah, atau merasa "ada sesuatu yang salah," sehingga mudah untuk mengaitkan perasaan ini dengan hal-hal gaib jika mereka sudah memiliki prasangka sebelumnya.

Namun, sebenarnya itu mungkin hanya reaksi biologis terhadap faktor fisik yang tak terlihat.

Namun, tim peneliti menekankan bahwa diperlukan lebih banyak eksperimen dalam skala yang lebih besar dan pada berbagai frekuensi untuk lebih memahami dampak infrasound.

Mereka juga meyakini bahwa temuan ini dapat membantu meningkatkan standar desain bangunan, meminimalkan sumber kebisingan yang berdampak negatif terhadap kesehatan.

Topik Menarik