Iran dan Israel Saling Serang Fasilitas Nuklir, Ini Rudal-rudal yang Digunakan

Iran dan Israel Saling Serang Fasilitas Nuklir, Ini Rudal-rudal yang Digunakan

Teknologi | sindonews | Minggu, 22 Maret 2026 - 10:04
share

Komandan militer Israel, Eyal Zamir, mengatakan Iran meluncurkan dua rudal balistik dengan jangkauan 4.000 km ke pangkalanmiliterAS dan Inggris Diego Garcia di Samudra Hindia.

Militer Israel mengatakan ini adalah "pertama kalinya" Iran menggunakan rudal jarak jauh yang mampu mencapai wilayah di luar Timur Tengah sejak serangan AS dan Israel pada 28 Februari.

"Rudal-rudal ini tidak ditujukan untuk menyerang Israel. Jangkauannya meluas hingga ke ibu kota-ibu kota Eropa – Berlin, Paris, dan Roma semuanya berada dalam jangkauan langsung," kata Zamir dalam sebuah pernyataan.

Sebuah sumber dariKementerian PertahananInggris mengatakan serangan itu terjadi ketika Inggris memberi wewenang kepada AS pada hari Jumat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris untuk melakukan serangan terhadap lokasi peluncuran rudal Iran.

Pada Sabtu malam, rudal Iran juga menghantam kota Dimona dan Arad di Israel selatan, melukai puluhan orang. Korps Garda Revolusi Iran mengumumkan pada Minggu pagi bahwa mereka telah menargetkan "fasilitas militer" dan pusat keamanan di Israel selatan.

Pembangkit nuklir rahasia Israel terletak sekitar 13 kilometer di sebelah tenggara Dimona. Baik kota Dimona maupun Arad terletak di dekat beberapa lokasi militer, termasuk Pangkalan Udara Nevatim, salah satu pangkalan terbesar Israel.Juru bicara militer Israel, Brigadir Jenderal Effie Defrin, mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa pertahanan udara negara itu beroperasi tetapi tidak mencegat serangan tersebut.

Dia mengatakan, "Kami akan menyelidiki insiden tersebut dan mengambil pelajaran darinya."

"Ini adalah malam yang sangat sulit dalam perjuangan untuk masa depan kita," kataPerdana MenteriIsrael Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantornya setelah serangan di Arad, yang menyebabkan hampir 100 orang terluka.

Media Iran melaporkan bahwa pasukan AS-Israel juga menyerang kompleks pengayaan uranium Shahid Ahmadi-Roshan Natanz pada Sabtu pagi.

Para ahli teknis menyimpulkan bahwa tidak terjadi kebocoran radioaktif dan warga yang tinggal di dekatnya tidak dalam bahaya. Israel mengatakan pihaknya tidak mengetahui serangan tersebut, sementara kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan penyelidikan sedang berlangsung.

Media Iran kemudian melaporkan bahwa serangan AS dan Israel juga menargetkan terminal penumpang di pelabuhan selatan Bushehr dan sebuah drone di lepas pantai pulau Kharg yang berdekatan.

Pulau Kharg, tempat Iran menyimpan hampir seluruh ekspor minyaknya, dianggap sebagai target potensial jika Washington memutuskan untuk menyerang sektor energi Iran atau menggunakan pasukan darat untuk merebutnya.

Israel juga mengatakan pesawat-pesawatnya telah menyerang lokasi produksi rudal balistik di sekitar Teheran. Media Iran melaporkan bahwa tiga anggota keluarga tewas dalam serangan terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di kota Ramsar.

Lebih dari 2.000 orang tewas di Iran sejak AS dan Israel memulai serangan mereka. Di Israel, 15 orang tewas dalam serangan Iran sejak perang dimulai.

Topik Menarik