Peridot, Game Persilangan Pokemon Go dan Tamagotchi dari Niantic!

Peridot, Game Persilangan Pokemon Go dan Tamagotchi dari Niantic!

Teknologi | upstation.asia | Kamis, 14 April 2022 - 05:30
share

Niantic, pengembang di balik kesuksesan Pokemon Go , telah mengumumkan game Augmented Reality (AR) berikutnya. Berjudul Peridot , developer menawarkan game semacampersilangan antara Pokemon Go dan Tamagotchi , yang akan dipenuhi makhluk menggemaskan di mana pemain dapat merawat dan membiakkan mereka.

Berikut premis dasarnya menurut Niantic: Setelah ribuan tahun tertidur, para peridot terbangun di dunia yang sangat berbeda dari dunia yang biasa mereka jelajahi, dan mereka akan membutuhkan bantuan kamu untuk melindungi mereka dari kepunahan.

Peridot Pokemon Go 1

Sederhananya, pemain akan merawat peridot mereka dengan melatih, memberi makan, dan bermain dengannya. Intinya kita akan membantunya tumbuh dari bayi kecil lucu hingga dewasa, dan kemudian mereka akhirnya berkembang biak lebih banyak lagi.

Salah satu aspek yang mendefinisikan Peridot adalah bahwa setiap makhluk di dalamnya itu unik. Mereka semua terlihat berbeda dan memiliki ciri kepribadian yang berbeda. Niantic juga mengatakan kalau mereka memiliki DNA masing-masing, yang dijelaskan untuk berpola mengikuti cara kerja DNA dalam kehidupan nyata.

Ini berarti bahwa Peridot akan berisi berbagai archetype makhluk yang berbeda (contoh: unicorn atau cheetah), di mana berbagai peridot dapat dikawinkan untuk menciptakan makhluk kecil baru yang menggemaskan.

Meskipun game -nya menyajikan aset digital yang unik, Peridot BUKANLAH NFT.

Ini (NFT) adalah ide yang sangat menarik, dan itu adalah sesuatu yang jelas kami ingin telusuri. Namun, sekarang kami ingin lebih fokus pada pengujian dan penyempurnaan pengalaman core gameplay -nya untuk memastikan ( game ) benar-benar menyenangkan dan dapat diakses, ucap Ziah Fogel, Senior Product Manager Niantic.

Seperti game Niantic sebelumnya, sebagian besar aspek game -nya mengharuskan pemain untuk keluar di dunia nyata. Itu berarti bahwa pemain dapat mencari semacam sarang di alam liar yang diperlukan untuk berkembang biak atau memuaskan kebutuhan peridot pemain dengan berjalan-jalan atau mencari makanan khusus untuknya.

Perlu dicatat bahwa, terlepas dari alur cerita tentang menyelamatkan spesies dari kepunahan, tidak ada kematian di Peridot . Tidak ada unsur hukuman dalam game ini, ucap Fogel. Makhluk itu tidak akan pernah mati. Sebagai gantinya, kami mencoba memberi penghargaan kepada pemain yang kembali dan bermain dengan peridot mereka secara rutin.

AR tampaknya menjadi komponen besar dari permainan. Seperti Pokemon Go , sebagian besar pengalamanbermain Peridot adalah melihat makhluk-makhluk fantastik ini di dunia nyata.

Pengembang juga mengatakan bahwa berbagai makhluk virtual ini dapat mengenali permukaan dunia nyata yang berbeda seperti tanah, pasir, air, rumput, dan dedaunan dan akan bereaksi sesuai dengannya.

Sejak kesuksesan Pokemon Go , Niantic saat ini lebih fokus pada properti berlisensi lainnya seperti Pikmin , Harry Potter , dan sebentar lagi Transformers . Sementara itu, Peridot akan menjadi properti Niantic berikutnya yang sepenuhnya asli milik mereka sejak Ingress.

Belum memiliki tanggal rilis yang pasti, Niantic mengatakan bahwa Peridot akan rilis untuk iOS dan Android pada bulan April untuk pasar (negara) tertentu . Pasar lainnya akan ditambahkan sembari percobaan selama soft launch berjalan.


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community