Dino Patti Djalal: Kalau LSP Berani Sadap Prabowo, Kenapa Tidak Berani Sadap Jokowi?
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal melontarkan pertanyaan terkait kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hal tersebut disampaikannya melalui akun media sosial X pribadinya.
Dino mempertanyakan perbedaan sikap dan dugaan tindakan Listyo Sigit Prabowo (LSP) saat menjabat sebagai Kapolri di era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Prabowo Subianto.
“Pertanyaan menarik: Kalau LSP sebagai Kapolri tidak pernah berniat & berani menyadap Presiden Jokowi, kenapa sejak 2024 LSP sebagai Kapolri berniat & berani menyadap Presiden Prabowo? Apa jawabannya," tulis Dino dikutip pada Senin (9/11/2026).
Baca juga: Oegroseno Curiga Penyadapan Listyo Sigit Cs Bermotif Politik, Minta Dugaan Makar Diusut
Pertanyaan tersebut menambah sorotan terhadap polemik dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo yang kini menjadi perhatian publik.Pernyataan Dino juga memunculkan pertanyaan mengenai latar belakang, motif, serta kemungkinan adanya perbedaan perlakuan dalam dugaan penyadapan terhadap dua kepala negara yang pernah dipimpin oleh Listyo Sigit selama menjabat Kapolri.
Komentar Dino tersebut dibanjiri komentar netizen. Sebanyak 234 komentar ditulis para netizen merespons komentar Dino tersebut.










