Update Helikopter Sewaan BNPB Jatuh di Sungai Barito: 2 Orang Selamat, 1 Masih Dicari

Update Helikopter Sewaan BNPB Jatuh di Sungai Barito: 2 Orang Selamat, 1 Masih Dicari

Nasional | sindonews | Minggu, 8 November 2026 - 16:31
share

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru terkait jatuhnya helikopter Super Puma di Sungai Barito, tepatnya di kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. BNPB menyebut, dua orang dilaporkan selamat, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.

"Sementara itu, satu orang awak lainnya Yayan Supyansuri (WNI) masih dalam proses pencarian," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam jumpa pers via Zoom, Minggu (8/11/2026).

Berton menuturkan, Yayan bertugas sebagai Helikopter Landing Officer atau HLO. Berton menegaskan, saat ini seluruh pihak terkait dilibatkan untuk proses pencarian. Dia memastikan, proses pencarian terus dilakukan terhadap salah satu kru yang berada di helikopter tersebut.

"Kami memberikan perhatian khusus untuk melakukan pencarian terhadap awak kru," ujarnya.

Baca Juga: BNPB Enggan Berspekulasi Penyebab Helikopter Karhutla Jatuh di Sungai BaritoSebelumnya, Berton menjelaskan, helikopter jatuh di Sungai Barito terjadi pada Minggu pukul 11.58 Wita. "Pada Minggu 8 November 2026, telah terjadi kecelakaan heli WB Super Puma VH-HGM jatuh ke Sungai Barito di Desa Tabatan Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala," ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, helikopter tersebut sudah dievakuasi dari lokasi tersebut. "Unit helikopter sudah dievakuasi ke pinggir sungai," jelasnya.

Dari video yang dilihat, dinarasikan helikopter itu jatuh pada saat proses pengambilan air untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada saat proses pengambilan air, tampak helikopter itu menukik ke arah sungai tersebut.

Topik Menarik