Refly Harun Soroti 4 Kejanggalan Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang

Refly Harun Soroti 4 Kejanggalan Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang

Nasional | sindonews | Kamis, 5 November 2026 - 12:58
share

Kuasa hukum terdakwa Roy Suryo, Refly Harun mencatat ada sejumlah kejanggan saat Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukan ijazah di sidang kasus dugaan tudingan ijazah palsu. Di antaranya yaitu penunjukan ijazah ke publik itu belum mendapat persetujuan oleh majelis hakim.

"Ketika Jokowi menunjukkan ijazahnya secara show of force membalik ke massa, sebenarnya tidak diizinkan oleh hakim. Jadi tidak ada izin hakim. Jadi dia sebenarnya melanggar tata cara persidangan. Apalagi dilakukannya dua kali. Dengan mengambil itu lalu kemudian dia balik. Itu satu. Tidak ada izin," kata Refly saat jeda sidang di PN Jaktim, Kamis (5/11/2026).

Baca juga: Jokowi Sentil Roy Suryo: Kalau Peneliti, Etikanya Tidak Seperti Ini

Selain itu, Refly juga merasa janggal Jokowi menunjukan ijazah ke publik dalam sidang tersebut. Apalagi, kata dia, ijazah Jokowi itu dalam penyitaan oleh Jaksa.

"Kedua, ijazah itu kan disita oleh penuntut umum. Masa yang nunjukin Jokowi? Aneh. Ya kan? Seharusnya yang menunjukkan penuntut umum karena ijazah itu sudah disita. Itu yang kedua," katanya.

Selain itu, Refly berkata, ijazah yang ditampilkan Jokowi berbeda dengan barang bukti yang dirampilkan saat gelar perkara.

Baca juga: Jokowi: Saya Merasa Telah Dihina, Direndahkan dengan Amat Sangat

"Perasaan saya, ini baru perasaan ya karena kita harus ada pembuktian. Mata saya melihat bahwa ijazah yang ditunjukkan oleh Jokowi hari ini berbeda dengan apa yang ditunjukkan dalam gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya tanggal 15 Desember 2025. Berbeda. Jadi kalau misalnya berbeda, maka tentu di sini pasti ada kepalsuannya. Ada rekayasa dan lain sebagainya," ujar Refly.

Di samping itu, Refly juga merasa janggal dengan jawaban Jokowi selama persidangan. "Apakah sudah di-set pertanyaan penuntut umum dan pertanyaan dan jawaban? Kita tidak tahu. Yang jelas Pak Jokowi buka catatan. Tapi catatan apa itu nanti kita coba kita tanyakan. Itu saja," pungkasnya.

Topik Menarik