2 Jenazah Prajurit TNI AD Korban Heli Jatuh Disambut Isak Tangis Keluarga

2 Jenazah Prajurit TNI AD Korban Heli Jatuh Disambut Isak Tangis Keluarga

Nasional | inews | Kamis, 5 November 2026 - 12:49
share

SEMARANG, iNews.id – Suasana duka menyelimuti kedatangan dua jenazah prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur dalam insiden kecelakaan helikopter saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Kedua jenazah, yakni Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar, tiba di Lanumad Ahmad Yani, Kompleks Penerbad, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kedatangan jenazah disambut tangis histeris sanak keluarga yang telah setia menunggu di lokasi, Kamis (5/11/2026).

Prosesi pengantaran jenazah dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Usai menjalani upacara penyerahan jenazah secara militer, peti jenazah Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah langsung diberangkatkan menuju Bandung, Jawa Barat, menggunakan pesawat CASA 212 untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, jenazah Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar terlebih dahulu dishalatkan di kompleks markas setempat sebelum dihantarkan menuju peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Kota Semarang.

Sebelumnya, helikopter jenis Mi-17 dengan nomor registrasi HA-5235 mengalami kecelakaan saat menjalankan misi operasi pemadaman karhutla di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026).

Kecelakaan tragis tersebut terjadi saat helikopter tengah melangsungkan prosedur pengambilan air laut (water bombing).

Dari total delapan personel yang berada di dalam helikopter, tiga prajurit dinyatakan gugur dalam tugas—termasuk Sertu Anumerta Heri Prasetyo. Sedangkan lima personel lainnya dilaporkan selamat dan kini tengah mendapatkan penanganan medis intensif.

Topik Menarik