Ibu Kim Sae Ron Dilimpahkan ke Kejaksaan, Agensi Kim Soo Hyun Buka Suara

Ibu Kim Sae Ron Dilimpahkan ke Kejaksaan, Agensi Kim Soo Hyun Buka Suara

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:58
share

Kasus yang melibatkan mendiang aktris Kim Sae Ron dan aktor Kim Soo Hyun kembali menjadi sorotan. Kali ini, ibu Kim Sae Ron telah dilimpahkan ke kejaksaan Korea Selatan.

Hal itu terjadi setelah polisi menetapkan adanya dugaan tindak pidana dalam kasus yang berkaitan dengan penyebaran informasi mengenai hubungan kedua selebritas tersebut.

Agensi Kim Soo Hyun, Gold Medalist, turut mengeluarkan pernyataan resmi pada Senin (26/10/2026). Dalam pernyataan itu, pihak agensi menyampaikan perkembangan penyelidikan terhadap sejumlah orang yang dilaporkan terlibat dalam penyebaran informasi yang dinilai merugikan Kim Soo Hyun.

Baca Juga : Tak Temukan Bukti, Kasus Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron Resmi Ditutup

Ibu Kim Sae Ron termasuk di antara pihak yang dilimpahkan ke kejaksaan. Sementara itu, ayah mendiang aktris tersebut tidak dilimpahkan dalam proses hukum kali ini.Gold Medalist menyatakan bahwa ibu Kim Sae Ron dan seseorang yang diduga menyamar sebagai bibi Kim Sae Ron, termasuk pihak yang dilimpahkan ke kejaksaan setelah penyelidikan polisi.

Adapun dugaan tindak pidana yang menjerat keduanya adalah pencemaran nama baik melalui penyebaran informasi palsu, penyebaran materi visual yang melanggar hukum, dan percobaan pemaksaan.

Baca Juga : Kim Soo Hyun Merasa Dijebak Keluarga Kim Sae Ron sebagai Pedofil

Agensi Kim Soo Hyun juga menyebut pengacara Bu Ji Seok, yang mewakili keluarga Kim Sae Ron, dan Kwon Young Chan, pengelola kanal YouTube Kwon Young Chan TV, turut dilimpahkan ke kejaksaan melalui penyelidikan terpisah.

Bu Ji Seok dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik berdasarkan hukum pidana dan penyebaran informasi palsu melalui jaringan komunikasi. Sementara itu, Kwon Young Chan dilaporkan atas dugaan pelanggaran terkait distribusi materi visual yang melanggar hukum.Adapun pelimpahan perkara ke kejaksaan adalah tahap lanjutan dalam proses hukum dan bukan berarti para pihak yang bersangkutan telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Sementara itu, dalam pernyataan resminya, Gold Medalist juga menyinggung materi yang sebelumnya digunakan dalam konferensi pers terkait kasus Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron.

Agensi mengklaim bahwa materi tersebut mencakup percakapan KakaoTalk yang diduga dipalsukan serta rekaman suara yang dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan atau AI.

Menurut Gold Medalist, hasil penyelidikan menunjukkan adanya dugaan penggunaan materi yang telah dimanipulasi untuk mendukung tuduhan terhadap Kim Soo Hyun. Agensi menyatakan bahwa pengacara Bu Ji Seok dan sejumlah pihak lain turut diproses berdasarkan hasil penyelidikan tersebut.

Gold Medalist juga menyampaikan apresiasi kepada pihak berwenang karena telah memeriksa berbagai bukti dan mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat.Pernyataan ini menjadi perkembangan terbaru setelah Kim Se Ui, perwakilan kanal YouTube HoverLab atau Garosero Research Institute, sebelumnya ditangkap dan didakwa dalam perkara terkait penyebaran informasi mengenai Kim Soo Hyun.

Seperti diketahui, perselisihan antara pihak Kim Soo Hyun dan keluarga Kim Sae Ron mencuat pada Maret 2025 lalu. Saat itu, keluarga mendiang aktris bersama kanal YouTube HoverLab menuduh Kim Soo Hyun menjalin hubungan dengan Kim Sae Ron ketika sang aktris masih di bawah umur.

Kim Soo Hyun mengakui bahwa dirinya pernah menjalin hubungan dengan Kim Sae Ron, tetapi membantah bahwa hubungan itu dimulai ketika sang aktris masih di bawah umur.

Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi sengketa hukum. Pihak Kim Soo Hyun dan agensinya mengambil langkah hukum terhadap sejumlah orang yang dinilai menyebarkan informasi palsu serta materi yang melanggar privasi.

Pada Juli 2026, polisi juga dilaporkan menghentikan proses terhadap sejumlah tuduhan yang diarahkan kepada Kim Soo Hyun terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak. Tuduhan lain yang berkaitan dengan dugaan eksploitasi terhadap anak juga dinyatakan tidak dilanjutkan berdasarkan hasil penyelidikan yang diberitakan media Korea.

Topik Menarik